Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Marc Marquez Bikin Heboh! Jawab Jujur Isu Comeback ke Honda di MotoGP 2027
Advertisement . Scroll to see content

Terungkap, Ini Alasan Pramac Tinggalkan Ducati, Berhubungan dengan Jati Diri

Kamis, 18 Juli 2024 - 02:38:00 WIB
Terungkap, Ini Alasan Pramac Tinggalkan Ducati, Berhubungan dengan Jati Diri
Jorge Martin (kanan) gagal naik level menjadi pembalap pabrikan di Ducati. (Foto: EPA)
Advertisement . Scroll to see content

TUSCANY, iNews.id – Alasan Pramac Racing meninggalkan Ducati akhirnya terungkap. Menurut Manajer Pramac Racing, Gino Borsoi, timnya meninggalkan Ducati karena telah kehilangan jati dirinya sebagai tim pencetak pembalap muda berbakat. 

Pramac Racing dan Ducati resmi “bercerai” pada akhir musim ini. Pramac Racing akan hengkang ke Yamaha dengan status tim satelit mulai MotoGP 2025.

Kepergian Pramac Racing dari Ducati merupakan efek domino dari penandatangan Marc Marquez ke Ducati Lenovo. Pasalnya, penandatanganan itu membuat pembalap Ducati Pramac, Jorge Martin, gagal menempati tim pabrikan. 

Borsoi mengakui berat bagi timnya untuk meninggalkan Ducati. Namun, dia mengungkapkan, pemilik Pramac Racing, Paolo Campinoti merasa Ducati sudah berbeda jalan dengan timnya. 

"Ini tidak mudah. Sudah bertahun-tahun bersama Ducati, banyak hasil. Tapi saya pikir ada saatnya Paolo (Campinoti) menyadari bahwa hubungannya tidak setara," kata Borsoi dikutip dari Motosan, Rabu (17/7/2024). 

"Proyek ini tidak lagi sama dengan yang dia mulai beberapa tahun lalu, dan dia merasa bahwa proyek tersebut memerlukan perubahan," katanya.

Setelah meninggalkan Ducati, Borsoi menyebut, alasan utama Pramac Racing bergabung dengan Yamaha karena mempunyai visi yang sama. Borsoi pun berterima kasih kepada Ducati meski sedikit kecewa. 

"Yamaha telah mendekati kami dan mengajukan proyek masa depan yang sangat menarik untuk kami. Proyek ini sangat berbeda dengan yang kita miliki sekarang, tapi sangat menarik," papar Borsoi. 

"Kami harus menghargai apa yang telah dilakukan Ducati untuk kami tahun lalu; Kami memiliki materi yang sama dengan tim resmi. Dan saya yakin kami akan mendapat perlakuan yang sama hingga tikungan terakhir di Valencia," cetusnya. 

Lebih jauh, Borsoi mengatakan Ducati telah kehilangan jatidiri sebagai 'mesin pencetak pembalap muda berbakat'. Penandatanganan Marquez menutup jalan bagi Martin yang sudah setia menunggu momen bergabung dengan tim pabrikan. 

"Proyek Ducati dimulai sebagai sebuah sekolah di mana para pembalap muda tumbuh di sini dan pindah ke tim resmi. Sesuatu yang, karena alasan X, belum terjadi tahun ini. Dan kami telah melihat bahwa mungkin proyek tersebut telah mencapai batasnya," ucap Borsoi.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut