Terungkap! Ini Arti Kode Rahasia Tangan Pebulu Tangkis Sebelum Servis
JAKARTA, iNews.id - Bulu tangkis salah satu olahraga yang paling dicintai masyarakat Indonesia. Sebab dari sana banyak prestasi membanggakan yang diraih untuk Ibu Pertiwi.
Badminton Lovers pasti kerap melihat pebulu tangkis mengeluarkan kode tangan setiap ingin melakukan servis. Biasanya sandi-sandi rahasia ini muncul di pertandingan ganda.
Usut punya usut, kode atau sandi tersebut rupanya trik pemain untuk membangun komunikasi dengan rekannya. Dengan demikian, pasangan main bisa mengetahui jenis servis apa yang dilakukan.
Namun, kode ini sifatnya tak mutlak atau setiap pemain memiliki keputusan kode masing-masing dan berbeda-beda satu sama lain. Bahkan, ada beberapa pemain yang hanya berpura-pura memberikan kode untuk mengecoh dan membuat panik lawan.
Hasil Piala Uber 2022: Febriana/Amalia Dibungkam Ranking 1 Dunia, Indonesia 0-2 China
Berikut ini kode rahasia yang umum dipakai pebulu tangkis sebelum servis:
1. Jari telunjuk
Hasil Piala Uber 2022: Komang Ayu Dikalahkan Chen Yu Fei, Indonesia Tertinggal 0-1 dari China
Kode jari telunjuk umumnya dipakai untuk memberi tahu pasangan bahwa pemain akan melakukan servis panjang ke belakang. Namun, beberapa pemain juga memakai kode ini untuk melakukan servis pendek. Ini tergantung dari kesepakatan dari pemain saja.
Hasil Wolverhampton Vs Man City: De Bruyne Menggila! The Citizens Jauhi Liverpool
2. Jari telunjuk dan jari tengah
Kode ini umumnya diartikan bahwa pemain akan melakukan servis panjang. Hal ini sangat penting untuk diketahui pasangan, karena service panjang biasanya langsung disambar dengan pukulan smash dari lawan. Jadi pasangan sudah siap mengantisipasi ketika lawan akan melakukan smash.
Hasil Leeds United Vs Chelsea: Mason Mount On Fire, The Blues Pesta Gol
3. Jari jempol
Kode dengan menunjukkan jari jempol di belakang punggung, umumnya dipakai pemain untuk melakukan servis kecil di bagian tengah lapangan lawan. Dengan menunjukkan kode ini, pasangan bisa bersiap mengantisipasi pengembalian bola dari lawan dan menentukan pola serangan untuk menambah pundi-pundi poin.
Editor: Reynaldi Hermawan