Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jonatan Christie Runner Up Hylo Open 2026, Sempat Bangkit lalu Takluk dari Lakshya Sen
Advertisement . Scroll to see content

Tiwi/Fadia Juara Hylo Open 2026, Taklukkan Unggulan Pertama Taiwan Lewat Duel Sengit

Senin, 02 November 2026 - 05:31:00 WIB
Tiwi/Fadia Juara Hylo Open 2026, Taklukkan Unggulan Pertama Taiwan Lewat Duel Sengit
Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia juara Hylo Open 2026 setelah mengalahkan unggulan pertama Taiwan Hsu Yin Hui/Lin Jhih Yun (Foto: PBSI)
Advertisement . Scroll to see content

SAARBRUECKEN, iNews.id - Ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, sukses merebut gelar juara Hylo Open 2026 setelah menaklukkan unggulan pertama asal Taiwan, Hsu Yin Hui/Lin Jhih Yun, melalui pertandingan dua gim langsung di Saarlandhalle, Saarbruecken, Jerman, Minggu (1/11/2026). Kemenangan 21-18 dan 21-19 tersebut diraih lewat perjuangan sengit hingga poin-poin terakhir.

Tiwi/Fadia menunjukkan mental juara saat menghadapi pasangan Taiwan yang memiliki peringkat lebih tinggi. Mereka tidak hanya harus menghadapi tekanan unggulan pertama, tetapi juga beberapa kali tertinggal dalam perolehan angka sepanjang pertandingan final.

Pada gim pertama, pasangan Indonesia sempat mengawali pertandingan dengan baik. Namun, Hui/Yun mampu mengejar ketertinggalan dan membalikkan keadaan hingga membuat Tiwi/Fadia harus bekerja keras untuk kembali menguasai permainan.

Tertinggal 6-8, Tiwi/Fadia perlahan memperbaiki permainan. Mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 9-9, tetapi pasangan Taiwan kembali menemukan momentum dan menutup interval gim pertama dengan keunggulan 11-9.

Selepas interval, Tiwi/Fadia memperlihatkan peningkatan permainan. Pasangan Indonesia tersebut mampu mengejar ketertinggalan hingga skor berubah menjadi 12-12.

Momentum kemudian berpihak kepada Tiwi/Fadia. Ganda putri peringkat 12 dunia itu mencetak sejumlah poin penting untuk berbalik unggul 14-12.

Keunggulan tersebut berhasil dipertahankan hingga memasuki fase akhir gim pertama. Meski Hui/Yun berusaha memberikan perlawanan, Tiwi/Fadia tetap mampu mengendalikan pertandingan dan menutup gim pembuka dengan kemenangan 21-18.

Tiwi/Fadia Bangkit di Poin Kritis Gim Kedua

Memasuki gim kedua, Hui/Yun berusaha meningkatkan tekanan demi memaksakan pertandingan berlanjut ke gim penentuan. Pasangan Taiwan tersebut bahkan langsung unggul 2-0 pada awal permainan.

Tiwi/Fadia kemudian berusaha mengejar perolehan angka lawan. Namun, Hui/Yun yang menempati peringkat ketujuh dunia mampu menjaga keunggulan dan membuat pasangan Indonesia terus berada dalam posisi mengejar.

Situasi tersebut berlanjut hingga interval gim kedua. Tiwi/Fadia kembali tertinggal 9-11 dan harus berjuang keras untuk membalikkan keadaan.

Berbeda dengan gim pertama, kebangkitan pasangan Indonesia tidak langsung terlihat setelah interval. Hui/Yun mampu mempertahankan keunggulan dan bahkan masih memimpin ketika pertandingan memasuki fase krusial.

Tiwi/Fadia tertinggal 16-18 saat pertandingan semakin mendekati akhir. Namun, pasangan Indonesia tidak menyerah dan berhasil mencetak tiga poin secara beruntun untuk membalikkan kedudukan.

Skor berubah menjadi 19-18 untuk keunggulan Tiwi/Fadia. Hui/Yun kemudian mampu menyamakan kedudukan menjadi 19-19 sehingga persaingan kembali berlangsung ketat.

Dalam situasi tersebut, Tiwi/Fadia berhasil menunjukkan ketenangan. Mereka mengamankan dua poin berikutnya untuk memastikan kemenangan 21-19 sekaligus menyegel gelar juara Hylo Open 2026.

Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi Tiwi/Fadia. Mereka sukses menumbangkan unggulan pertama sekaligus pasangan peringkat ketujuh dunia dalam perjalanan meraih gelar turnamen tersebut.

Jonatan Christie Gagal Pertahankan Gelar

Sementara itu, keberhasilan Tiwi/Fadia tidak diikuti Jonatan Christie yang lebih dahulu menjalani pertandingan final tunggal putra Hylo Open 2026.

Jonatan harus mengakui keunggulan wakil India, Lakshya Sen. Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia tersebut kalah dalam dua gim langsung dengan skor 17-21 dan 10-21.

Hasil tersebut membuat Jonatan gagal mempertahankan gelar juara Hylo Open yang sebelumnya dia raih. Lakshya Sen pun berhasil mengamankan gelar juara tunggal putra setelah mengatasi perlawanan wakil Indonesia.

Dengan demikian, Tiwi/Fadia menjadi wakil Indonesia yang berhasil membawa pulang gelar juara dari Hylo Open 2026. Kemenangan atas Hsu Yin Hui/Lin Jhih Yun sekaligus menjadi penutup manis perjuangan pasangan Indonesia di turnamen yang berlangsung di Jerman tersebut.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut