Unik, Duel Perdana UFC Diikuti Petinju, Atlet Sumo, dan Kungfu
DENVER, iNews.id – Ada kisah menarik saat ajang tarung bebas UFC digelar pertama kali pada 12 November 1993 lalu. Ketika itu format pertarungan sangat unik karena melibatkan atlet sumo, tinju, dan kungfu.
Ajang ini merupakan gagasan dari tiga orang yaitu pebisnis ternama Art Davie, grandmaster Jiu-Jitsu Rorion Gracie, dan sutradara Hollywood John Milius. Dalam kegiatannya, mereka juga menggandeng Semaphore Entertainment Group (SEG).
Awalnya UFC hanya diikuti 16 peserta dengan mengusung tajuk 'War of the Worlds'. Pemenang dijanjikan hadiah uang sebesar 50.000 dolar Amerika Serikat.
Namun sayang, setelah pendaftaran dibuka, kompetisi tersebut sepi peminat. Hanya ada delapan petarung yang mendaftar termasuk pegulat Ken Shamrock, petinju Art Jimmerson, atlet sumo Teila Tula, dan pemegang sabuk hitam Jiu-Jitsu sekaligus adik dari Rorion yakni Royce Gracie.
Ternyata Paul Scholes Nyaris Gabung Everton sebelum Setia dengan Manchester United
Turnamen akhirnya dimenangkan oleh Royce. Acara tersebut secara mengejutkan ramai disaksikan masyarakat Amerika. UFC dianggap menghibur sehingga dilanjutkan sampai saat ini.
“Duel ini seharusnya hanya sekali diadakan. Namun tayangan ini berhasil dalam segi pay-per-view sehingga mereka memutuskan untuk membuat duel lain,” kata Dana White, Presiden UFC saat ini dikutip dari The Sun, Selasa (17/11/2020).
Dari segi pendapatan, UFC termasuk event olahraga yang sering meraup keuntungan besar. Salah satu duel yang sangat menarik perhatian yaitu ketika Conor McGregor menghadapi Khabib Nurmagomedov, Oktober 2018 lalu.
Editor: Bagusthira Evan Pratama