Wajib Vaksin Covid-19 di Australia Terbuka 2022, Djokovic Terancam Gagal Pecahkan Rekor
VICTORIA, iNews.id – Harapan petenis Serbia, Novak Djokovic memecahkan rekor grand slam bisa saja pupus. Pasalnya, panitia Australia Terbuka 2022 mewajibkan peserta menerima vaksinasi Covid-19 sebelum bertanding.
Djokovic pada kompetisi tenis di sepanjang musim 2021 sudah mendapatkan beberapa gelar. Di antaranya Australia Terbuka, Wimbledon, dan Prancis Terbuka 2021.
Bahkan baru-baru ini, atlet 34 tahun nyaris menciptakan rekor 21 gelar usai tampil di final Amerika Serikat (AS) Terbuka 2021. Namun Djokovic gagal merengkuhnya usai takluk dari petenis asal Rusia, Daniil Medvedev.
Hingga kini, mantan petenis nomor satu dunia itu pun masih penasaran ingin memecahkan rekor grand slamnya untuk melebihi pencapaian rivalnya, Rafael Nadal dan Roger Federer. Seperti diketahui ketiga petenis tersebut merupakan peraih terbanyak grand slam saat ini dengan raihan 20 trofi.
Kalahkan Novak Djokovic, Daniil Medvedev Juara AS Terbuka 2021
Pemecahan rekor gelar pun kemungkinan akan didapatkan Djokovic pada gelaran Australia Terbuka tahun depan. Namun, dia bisa terhalang melakukannya karena pemerintah Australia mewajibkan para petenis menerima vaksin untuk tampil di ajang tersebut.
Jarang Terungkap, Emma Raducanu Juara AS Terbuka 2021 Ternyata Sahabat Petenis Indonesia
Protokol kesehatan tersebut telah dikeluarkan oleh Perdana Menteri Victoria, Daniel Andrews. Dia mengatakan bahwa jika bukan warga negara Australia, maka mereka harus melakukan vaksinasi Covid-19.
Jadi masalah bagi Djokovic. Masalahnya peraturan tersebut bertentangan dengan prinsipnya. Sang petenis kenamaan itu sampai saat ini masih kukuh anti-vaksin Covid-19. Alhasil jika masih berpegang teguh pada prinsipnya, dia harus memupus harapan mendapatkan trofi ke-21.
"Gelar grand slam tidak akan melindungi Anda. Satu-satunya gelar yang akan melindungi Anda adalah Anda bisa mendapatkan dosis pertama dan dosis kedua,” ucap Daniel Andrews, dilansir dari Express, Senin (4/10/2021).
"Tetapi jika Anda datang dengan visa turis atau visa bisnis, maka Anda bukan orang Australia. Anda datang berkunjung - gagasan Anda masuk ke sini tanpa divaksinasi, saya pikir, sangat, sangat rendah,” tutupnya.
Editor: Dimas Wahyu Indrajaya