2 Pelatih Jerman Kandidat Pengganti Carrick di MU, 1 Juara Liga Champions
MANCHESTER, iNews.id - Manchester United mulai dikaitkan dengan pelatih Brighton and Hove Albion, Fabian Hurzeler. Rumor muncul di tengah tekanan terhadap Michael Carrick yang gagal membawa Setan Merah tampil konsisten pada awal musim.
Menurut Football Insider, Manchester United sangat tertarik kepada Hurzeler. Namun, jika klub memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Carrick, Thomas Tuchel disebut sebagai opsi yang lebih berpengalaman untuk menangani situasi sulit di Old Trafford.
Tekanan terhadap Carrick meningkat setelah Manchester United hanya meraih dua kemenangan dari tujuh pertandingan di seluruh kompetisi. Dua kemenangan tersebut diraih saat menghadapi Sabah di Liga Champions dan Ipswich Town yang baru promosi di Premier League.
Di sisi lain, Manchester United sudah menelan kekalahan dari Hull City, Manchester City, dan Brighton and Hove Albion. Kekalahan terakhir memiliki catatan khusus karena Brighton mengakhiri rekor 50 tahun Manchester United yang tidak pernah kalah setelah unggul 2-0 pada babak pertama di Old Trafford.
Manchester United juga nyaris kembali kehilangan poin saat menghadapi Fulham pada Minggu. Gol Matheus Cunha pada menit ke-89 yang membentur pemain lawan menyelamatkan Setan Merah dari kekalahan dalam pertandingan lain yang dinilai mengecewakan.
Performa Manchester United saat ini terlihat jauh dari tim yang sebelumnya menjadi pengumpul poin terbaik di Premier League sejak Carrick ditunjuk sebagai pelatih sementara pada Januari hingga akhir musim pada Mei.
Situasi tersebut juga memunculkan pertanyaan mengenai kebijakan transfer Manchester United. Klub dinilai lebih banyak memperkuat posisi gelandang tengah dengan mendatangkan tiga pemain, sementara kebutuhan untuk memperkuat lini pertahanan juga menjadi sorotan.
Masalah pertahanan terlihat dari delapan gol yang sudah bersarang ke gawang Manchester United dalam lima pertandingan Premier League. Satu-satunya clean sheet mereka terjadi saat menghadapi Sabah, tim yang relatif jarang memberikan ancaman serius ke gawang Senne Lammens.
Kondisi tersebut membuat keputusan Manchester United mempermanenkan Carrick kembali dipertanyakan, terlebih klub harus menghadapi tambahan pertandingan dalam kampanye Liga Champions.
Mantan kepala pencari bakat Manchester United, Mick Brown, mengungkapkan Manchester United dan Tottenham Hotspur sangat tertarik kepada Fabian Hurzeler. Pelatih Brighton itu baru saja membawa timnya menang 3-0 atas Arsenal pada Sabtu sekaligus menghentikan start sempurna The Gunners.
"Dia telah melakukan pekerjaan fantastis bersama Brighton untuk membawa mereka ke posisi seperti sekarang dalam beberapa tahun terakhir, dan dia kembali tampil baik musim ini. Mereka sekarang berada di posisi ketiga klasemen," ujar Mick Brown dikutip dari Give Me Sport.
"Jadi saya tidak ragu beberapa klub papan atas sangat tertarik kepadanya, dan saya diberi tahu klub-klub tersebut termasuk Manchester United dan Tottenham," ujarnya.
"Saya akan terkejut jika mereka ingin melakukannya dalam waktu dekat. Saya tidak berpikir kedua klub ingin mengganti pelatih sedini ini pada musim berjalan."
Hurzeler baru berusia 33 tahun dan memiliki catatan kemenangan hampir 45 persen selama menangani Brighton. Namun, dia juga sudah menelan kekalahan dalam lebih dari seperempat pertandingan bersama klub berjuluk The Seagulls tersebut.
Jika Manchester United benar-benar memutuskan memecat Carrick dalam waktu dekat, pengalaman menjadi salah satu pertimbangan penting. Hurzeler memang merupakan pelatih muda asal Jerman dengan reputasi yang terus meningkat, tetapi Thomas Tuchel memiliki pengalaman panjang menangani klub-klub besar Eropa.
Tuchel kini berusia 53 tahun dan pernah menangani Chelsea, Bayern Munich, Paris Saint-Germain, serta Borussia Dortmund. Dia juga memiliki pengalaman menghadapi tekanan tinggi sekaligus memenangkan berbagai trofi.
Saat menangani Chelsea, Tuchel membawa klub tersebut meraih Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub. Dia juga memenangkan tiga gelar liga, dua bersama Paris Saint-Germain dan satu bersama Bayern Munich, serta lima trofi piala domestik bersama PSG dan Borussia Dortmund.
Catatan trofi Thomas Tuchel:
1 Liga Champions bersama Chelsea
3 gelar liga: 2 bersama PSG dan 1 bersama Bayern Munich
1 Piala Super Eropa bersama Chelsea
1 Piala Dunia Antarklub bersama Chelsea
5 trofi piala domestik: 4 bersama PSG dan 1 bersama Borussia Dortmund
Tuchel juga sudah memiliki hubungan positif dengan salah satu pemain Manchester United. Marcus Rashford pernah mengucapkan terima kasih kepada Tuchel karena mempercayainya melalui unggahan Instagram setelah penyerang Setan Merah itu dipanggil ke skuad Timnas Inggris untuk Piala Dunia.
Namun, Manchester United harus melakukan pendekatan serius jika ingin membawa Tuchel kembali ke level klub. Pelatih asal Jerman itu baru tujuh bulan lalu menandatangani kontrak baru berdurasi dua tahun sebagai pelatih Timnas Inggris, yang membuat masa kerjanya berlangsung hingga Euro 2028 di Inggris dan Irlandia.
Give Me Sport pada 2024 pernah melaporkan Tuchel terbuka terhadap pendekatan dari Manchester United untuk mengambil alih kursi pelatih. Dia juga sempat melakukan pembicaraan dengan petinggi klub pada tahun yang sama mengenai posisi tersebut.
Namun, laporan dari Jerman menyebut perbedaan pandangan mengenai kebijakan transfer membuat Tuchel menolak kesempatan menggantikan Erik ten Hag di Old Trafford.
Situasi sepak bola dapat berubah cepat. Karena itu, jika Manchester United menilai Tuchel merupakan sosok yang tepat untuk mengubah kondisi klub, mereka masih memiliki peluang untuk mencari titik temu dengan pelatih asal Jerman tersebut.
Editor: Reynaldi Hermawan