Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Real Madrid Klub Terkaya di Dunia, Pendapatan Tembus Rp23,7 Triliun
Advertisement . Scroll to see content

20 Klub Terkaya Dunia 2006 Vs Sekarang, Perubahannya Mengejutkan!

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:32:00 WIB
20 Klub Terkaya Dunia 2006 Vs Sekarang, Perubahannya Mengejutkan!
Deloitte Football Money League menunjukkan lonjakan kekayaan klub sepak bola dunia secara ekstrem dalam dua dekade. (Foto: Marca)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Deloitte Football Money League menunjukkan lonjakan kekayaan klub sepak bola dunia secara ekstrem dalam dua dekade. Real Madrid tetap berdiri di puncak sebagai klub berpendapatan terbesar.

Edisi ke-29 Deloitte Football Money League yang dirilis pekan ini menempatkan Real Madrid di posisi teratas dengan pendapatan mendekati 1,2 miliar euro atau setara Rp23,7 triliun. Angka ini menegaskan dominasi finansial dia di industri sepak bola global.

Kekuatan Real Madrid terlihat dari pendapatan komersial yang mencapai 594 juta euro atau sekitar Rp11,7 triliun. Nilai tersebut secara mandiri cukup menempatkan dia ke jajaran 10 besar klub dengan pemasukan tertinggi dunia.

Barcelona menempati posisi kedua dengan pendapatan 975 juta euro atau setara Rp19,2 triliun. Capaian ini membawa dia kembali ke tiga besar untuk pertama kalinya sejak musim 2019/2020.

Bayern Munchen menyusul di peringkat ketiga dengan 861 juta euro atau Rp17 triliun, sedangkan Paris Saint-Germain berada di urutan keempat dengan 837 juta euro atau Rp16,5 triliun.

Liverpool mencetak sejarah sebagai klub Inggris berpendapatan tertinggi sepanjang sejarah Money League. Dia membukukan pemasukan 836,1 juta euro atau sekitar Rp16,5 triliun dan menempati posisi kelima secara keseluruhan.

Kondisi berbanding terbalik dialami Manchester United. Dia terperosok ke posisi kedelapan dengan pendapatan 793 juta euro atau Rp15,6 triliun, menjadi peringkat terendah sepanjang keikutsertaan klub di Money League. Penurunan ini dipicu absennya dia dari Liga Champions serta finis di posisi ke-15 kompetisi domestik.

Dominasi Inggris dan Perbandingan dengan Era 2006

Premier League tampil dominan dengan enam klub menembus 10 besar. Manchester City berada di peringkat keenam dengan 829 juta euro atau Rp16,3 triliun.

Arsenal menempati posisi ketujuh dengan 821 juta euro atau Rp16,2 triliun, Tottenham di urutan kedelapan dengan 672 juta euro atau Rp13,2 triliun, dan Chelsea melengkapi 10 besar lewat pendapatan 584 juta euro atau Rp11,5 triliun.

Tiga klub Inggris lain juga masuk 20 besar. Aston Villa berada di posisi ke-14 dengan 450 juta euro atau Rp8,8 triliun, Newcastle di peringkat ke-17 dengan 398 juta euro atau Rp7,8 triliun, sementara West Ham menempati urutan ke-20 dengan pendapatan 276 juta euro atau Rp5,4 triliun.

Jika ditarik ke musim 2005/2006, peta kekuatan finansial terlihat jauh berbeda. Real Madrid tetap memimpin dengan pendapatan 292,2 juta euro atau sekitar Rp5,7 triliun, didorong daya tarik global David Beckham yang kala itu dikenal sebagai pemain paling marketable.

Barcelona berada di posisi kedua usai menjuarai Liga Champions dengan pendapatan 259,1 juta euro atau Rp5,1 triliun. Juventus melengkapi tiga besar lewat pemasukan 251,2 juta euro atau Rp4,9 triliun, sebelum akhirnya terlempar akibat degradasi ke Serie B imbas skandal Calciopoli.

Manchester United menjadi klub Inggris terkaya pada 2006 dengan pendapatan 242,6 juta euro atau Rp4,7 triliun. Deloitte kala itu menyebut dia sebagai “operasi klub sepak bola paling menguntungkan di dunia.”

Komposisi 10 besar tahun 2006 turut diisi AC Milan, Chelsea, Inter Milan, Bayern Munchen, Arsenal, dan Liverpool. Klub seperti Lyon, Roma, Schalke, Rangers, hingga Hamburg juga masuk daftar, meski kini sebagian besar tak lagi stabil di level elite.

Perbandingan dua era ini memperlihatkan transformasi masif bisnis sepak bola dunia. Nilai klub melonjak berkali-kali lipat, Premier League semakin dominan, sementara Real Madrid konsisten menjadi simbol kekuatan finansial global.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut