Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Usung Turnamen Usia Muda, Andre Rosiade Kembali Sentil PSSI
Advertisement . Scroll to see content

24 Tim Indonesia Berebut Tiket ke Jepang Tantang Klub Elite Dunia

Senin, 20 April 2026 - 22:30:00 WIB
24 Tim Indonesia Berebut Tiket ke Jepang Tantang Klub Elite Dunia
Sebanyak 24 tim Indonesia berebut tiket ke Jepang melalui Pilot Pen Bellmare Cup 2026 untuk menghadapi klub-klub elite dunia. (Foto: IST)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – 24 tim Indonesia berebut tiket ke Jepang dalam ajang Pilot Pen Bellmare Cup 2026 yang menjadi jalur menuju kompetisi internasional bergengsi.

Turnamen usia muda ini akan berlangsung di ASIOP Stadium pada 25–26 April 2026. Ajang tersebut menjadi edisi perdana dengan konsep kompetitif dan selektif.

Kepastian pelaksanaan turnamen diumumkan dalam konferensi pers pada Senin (20/4). Ajang ini langsung menarik perhatian karena membuka peluang pemain muda tampil di level global.

Sebanyak 24 tim akan bersaing memperebutkan gelar juara sekaligus satu tiket menuju Jepang. Kompetisi digelar dengan format singkat sehingga setiap laga menjadi penentu.

Tim terbaik dari turnamen ini akan mewakili Indonesia di Copa Bellmare yang dijadwalkan berlangsung pada 26–29 Juni 2026.


Peluang Lawan Klub Elite Dunia

Turnamen di Jepang tersebut rutin diikuti klub-klub besar seperti Shonan Bellmare, Urawa Red Diamonds, Kashima Antlers, hingga Palmeiras.

President Director PT Pilot Pen Marketing Indonesia, Daisuke Sekitani, menilai ajang ini menjadi langkah nyata membuka peluang pemain muda Indonesia ke panggung internasional.

“Kami percaya olahraga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui Pilot Pen Bellmare Cup, kami ingin berkontribusi nyata dalam menciptakan peluang bagi talenta muda untuk tampil di panggung internasional,” ujarnya.

Dia menegaskan turnamen ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari pembinaan jangka panjang.

Pelatih kepala Shonan Bellmare Indonesia, Naoki Motegi, menilai pengalaman bertanding sejak usia dini sangat penting.

“Kami ingin memberikan pengalaman kompetitif dengan standar internasional sejak usia dini. Ini bukan hanya tentang menang, tetapi bagaimana pemain berkembang secara teknik, mental, dan disiplin,” tuturnya.

Dia menilai ajang ini akan membantu pemain memahami intensitas pertandingan internasional.

Turnamen ini juga menjadi sarana bagi pemain muda Indonesia untuk mendapatkan eksposur global dan pengalaman kompetitif.

Dengan format kompetisi singkat, setiap tim dituntut tampil konsisten sejak awal hingga akhir turnamen.

Ajang ini membuka peluang besar bagi talenta muda Indonesia untuk menguji kemampuan melawan klub-klub dunia sekaligus meniti karier ke level lebih tinggi.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut