5 Transformasi Tubuh Pemain yang Bikin Pangling, Nomor 2 dari La Masia
JAKARTA, iNews.id – Tubuh ideal adalah satu faktor penunjang performa pemain sepak bola di atas lapangan. Olahraga rutin disertai diet ketat menjadi cara ampuh mendapatkan badan kekar.
Banyak pesepak bola top yang pada awal kariernya memiliki badan kerempeng. Tapi dengan latihan keras serta pola makan yang tepat mereka sukses mendapatkan bentuk tubuh atletis.
Nah, berikut ini lima pemain yang mengalami perubahan bentuk tubuh paling signifikan dikutip dari The Sun:
1. Robert Lewandowski
Ada Egy Maulana Vikri, Ini 5 Pemain yang Disebut Titisan Lionel Messi
Striker Bayern Munchen ini termasuk yang beruntung karena memiliki istri seorang ahli gizi, Anna Lewandowska. Tubuh Lewandowski di awal kariernya biasa-biasa saja. Tapi kini, dia sukses mengubah badannya jadi atletis berkat diet dan pola latihan yang ketat.
Anna melarang suaminya mengonsumsi makanan manis serta minuman beralkohol.
Ada Pemain Prancis Lelang Medali Juara Piala Dunia 2018, Siapa Ya Kira-Kira?
“Kami mengubah diet selangkah demi selangkah. Pertama-tama saya dianjurkan tidak makan-makanan manis. Setelahnya saya tidak meminum susu,” kata Lewandowski.
“Susu sapi dan kedelai tidak baik untuk saya. Susu almond dan beras masih boleh diminum. Saya juga jarang menenggak alkohol. Mungkin anggur, tetapi hanya kadang-kadang,” ucapnya.
2. Adama Traore
Traore mengawali kiprahnya di dunia sepak bola dengan menimba ilmu di akademi Barcelona La Masia. Sempat promosi ke tim utama, namun Traore tak bertahan lama. Namanya kembali dikenal setelah memperkuat tim Premier League, Wolverhampton Wanderers.
Menariknya, bentuk tubuh Traore membuat banyak orang heran. Dia yang dulunya bertubuh kerempeng, kini tampil dengan otot-otot kekar dan gempal.
Dia sempat menjadi buah bibir di media sosial karena memamerkan otot bisep yang begitu besar. Otot Traore tampaknya membuat para bintang film aksi di Hollywood minder.
Dia mengakui otot kekar merupakan hasil dari latihan angkat beban.
“Cara latihan? Saya tidak melakukan angkat beban. Sulit dipercaya, tapi saya tidak melakukan beban. Ini genetik. Saya berolahraga, kemudian mendapatkan massa otot dengan sangat cepat,” kata Traore kepada media Spanyol, La Sexta.
3. Sergio Ramos
Saat masih memperkuat Sevilla, tubuh Ramos masih sangat kerempeng. Tapi sekarang, dia sudah mendapatkan tubuh sempurna untuk seorang pemain yang berposisi sebagai bek tengah. Hal tersebut tentu karena latihan rutin yang dilakukannya.
“Rutinitas pelatihan saya di rumah biasanya difokuskan pada latihan fungsional dan isometrik. Kemudian saya selalu mengakhirinya dengan latihan kardio,” kata Ramos.
Tak lupa, suami dari reporter cantik Pilar Rubio itu juga selalu memerhatikan pola sarapannya.
“Saya biasanya minum kopi, roti gandum dengan protein seperti dada kalkun atau telur rebus, dan sepotong buah,” ucapnya.
4. Adebayo Akinfenwa
Akinfenwa saat ini memperkuat Klub Divisi Tiga Inggris, Wycombe Wanderers. Striker berusia 38 tahun itu memiliki kekuatan 98 di game FIFA 2020. Untuk menaikkan bobotnya, dia meningkatkan porsi makan.
“Sarapan saya sereal Weetabix dengan madu. Di sesi pelatihan, akan ada semacam ayam. Koki kami secara pribadi membuatkan ayam untuk saya. Itu membuat saya sangat bahagia,” katanya kepada Daily Mail.
“Saya juga minum milkshake di sore hari. Untuk makan malam, lagi-lagi ayam, kentang, dan coleslaw. Saya juga mungkin memakan kari kambing, nasi, dan kentang. Ini karbohidrat yang perlu saya makan,” ujarnya.
Siapa yang masih ingat tubuh kerempeng Ronaldo saat baru diboyong Manchester United dari Sporting Lisbon? Tapi penampilannya sekarang berubah drastis. Peraih Ballon d’Or lima kali itu punya tubuh yang diidamkan banyak pria.
Striker Juventus itu memang terkenal gila olahraga. Rutinitasnya mengasah kebugaran di gym juga dibarengi dengan pilates. Kapten Timnas Portugal itu kini sudah berusia 35 tahun tapi disebut-sebut memiliki tubuh seperti pemuda yang masih berumur 23 tahun.
“Saya yakin fisik tubuh bisa meningkat dengan dedikasi dan kerja keras di gym. Pada akhirnya itu tergantung pada pola pikir orang tersebut,” tutur Ronaldo.
Editor: Arif Budiwinarto