AC Milan Tumbangkan Inter, Allegri Sebut Gol Pervis Estupinan Ternyata Sudah Disiapkan
MILAN, iNews.id - Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri mengungkap strategi di balik gol Pervis Estupinan saat timnya mengalahkan Inter Milan dalam Derby della Madonnina, Senin (9/3/2026) dini hari WIB. Dia menyebut situasi gol tersebut memang sudah dipersiapkan dalam sesi latihan untuk mengeksploitasi kelemahan pertahanan lawan.
Kemenangan tersebut membuat Milan menyapu bersih dua pertemuan derby Serie A musim ini. Terakhir kali Rossoneri mampu memenangkan dua laga derby liga dalam satu musim terjadi pada musim 2010-2011, juga ketika Allegri memimpin tim.
“Musim itu berakhir dengan kami memenangkan Scudetto,” ujar Allegri sambil tersenyum saat diwawancarai DAZN Italia.
Meski meraih kemenangan penting, Allegri tetap realistis dalam melihat persaingan gelar. Dia menilai Inter Milan masih berada di posisi paling kuat untuk merebut Scudetto musim ini.
Kaka Buka-bukaan Ingin Culik 1 Pemain Inter untuk Bermain di AC Milan, Siapa?
“Namun Inter memiliki keunggulan tujuh poin di puncak klasemen, itu keuntungan besar. Mereka tetap tim terkuat dan favorit utama. Kami sebenarnya bisa tampil lebih baik dan lebih tajam di sepertiga akhir dalam beberapa situasi," ujarnya.
“Kami hanya bisa merasa senang karena kami menjaga jarak Juventus di minus 10 poin, serta Como dan Roma di minus sembilan poin. Jadi sangat penting mendapatkan hasil hari ini," tuturnya.
AC Milan Kunci Rafael Leao hingga 2028? Negosiasi Kontrak Baru Dimulai
Allegri menjelaskan gol Estupinan bukan terjadi secara kebetulan. Situasi tersebut sudah dirancang untuk memanfaatkan celah di pertahanan Inter.
Gol itu tercipta ketika Estupinan menerima umpan terobosan dari Youssouf Fofana dan menaklukkan kiper Yann Sommer di tiang dekat. Gol tersebut juga menjadi gol pertama Estupinan bersama Milan.
Emil Audero Buka Suara Usai Cremonese Dibungkam AC Milan, Soroti Mental dan Penyelesaian Akhir
“Luis Henrique adalah pemain yang sangat bagus, tetapi kami sudah menyiapkan situasi itu dalam latihan,” kata Allegri.
“Sebelum gol terjadi, ada umpan silang Rabiot yang sebenarnya bisa disambut Estupinan jika dia membaca situasinya sedikit lebih cepat. Fofana melakukan tugasnya dengan sangat baik melalui assist itu. Dia juga memberikan dua umpan penting saat melawan Cremonese, tetapi kami tidak berhasil mencetak gol. Tim ini sedang berkembang menjadi lebih baik," ucapnya.
Emil Audero Blak-blakan Akui Petik Pelajaran dari AC Milan, Soroti 2 Hal
Kompetisi Serie A musim ini masih menyisakan 10 pertandingan dengan selisih tujuh poin di puncak klasemen. Allegri menegaskan fokus utama timnya tetap mengamankan tiket ke Liga Champions.
“Kami bekerja selama tujuh bulan untuk memastikan bisa memasuki bulan Maret dalam kondisi terbaik, karena pada periode ini pertandingan paling penting musim berlangsung dan semuanya ditentukan,” lanjutnya.
Kemenangan atas Inter juga disaksikan langsung oleh pemilik klub Gerry Cardinale yang hadir di San Siro. Itu menjadi kehadiran pertamanya di stadion setelah sekitar 18 bulan.
“Saya sempat berbicara dengan tim lalu pergi karena harus menjalani wawancara. Saya sangat senang klub dan para pemilik memberikan ucapan selamat kepada para pemain," kata dia.
Meski meraih kemenangan penting, Allegri mengingatkan timnya belum mencapai apa pun musim ini. Dia meminta para pemain tetap fokus pada target utama.
“Meski begitu, kami tahu kami belum mencapai apa pun, jadi kami harus tetap membumi. Kami boleh senang dengan kemenangan ini, tetapi yang paling penting kami kini memiliki 60 poin dengan satu pertandingan lebih sedikit untuk mencapai target kami.”
Editor: Reynaldi Hermawan