Aktivis LGBT Hujat David Beckham Gegara Jadi Duta Piala Dunia 2022: Reputasinya Kini Rusak!
LONDON, iNews.id - Legenda Timnas Inggris, David Beckham panen hujatan terkait kerja samanya dengan Qatar yang menggelar Piala Dunia 2022. Eks bintang Manchester United dan Real Madrid itu dianggap melukai komunitas LGBT.
Aktivis LGBT kelahiran Australia, Peter Tatchell mengecam Beckham yang menjadi duta Piala Dunia Qatar. Menurutnya, Beckham yang menjadi ikon dukungan komunitas LGBT telah menjual diri kepada negara Timur Tengah tersebut.
Kerja sama Beckham dengan Qatar memang sudah diumumkan setahun sebelum Piala Dunia 2022 digelar. Dia mendapat bayaran 150 juta poundsterling (Rp2,9 triliun) plus 15 juta poundsterling (Rp290 miliar) untuk kesepakatan selama satu dekade berikutnya.
Qatar sendiri tegas dalam menyikapi kampanye LGBT. Berhubung negara mayoritas muslim, mereka tidak membiarkan kampanye LGBT tersiar di Piala Dunia 2022. Hal inilah yang dikritisi oleh Tatchell.
Prancis Apes Lagi, Satu Gelandang Andalan Cedera Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2022
"Yang paling memalukan selebritas ini dibeli oleh Qatar dengan dana berjuta-juta untuk memberi kesan positif terhadap seksis, homophobia, dan kediktatoran rasialis," ungkap Tatchell dalam bincang-bincang di GB News Breakfast, dikutip pada Selasa (22/11/2022).
Mantap! Konser Angklung Saung Udjo Hibur Suporter Piala Dunia 2022 di Qatar
"Bagaimana bisa David Beckham, Robbie Williams dan seluruh bintang besar tampil di Qatar, bagaimana bisa mereka secara sadar apa yang dilakukan rezim ini lakukan? Ini menjadi ancaman besar. Maksud saya David Beckham adalah ikon LGBT besar, tapi sekarang sudah tidak lagi. Reputasinya telah rusak sama sekali," ucapnya.
Beckham sendiri punya alasannya mendukung Qatar menggelar Piala Dunia 2022. Dia melihat adanya kemajuan dan kemauan besar negara ini menggelar ajang empat tahunan tersebut.
5 Striker Tajam yang Jadi Penonton Saja di Piala Dunia 2022, Nomor 4 Pernah Lawan Elkan Baggott
"Qatar punya mimpi membawa Piala Dunia ke tempat yang belum pernah ada sebelumnya," ucap Beckham dikutip dari Mirror.
Editor: Dimas Wahyu Indrajaya