Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Hanya Perempuan, Tenyata Ada Pil KB untuk Laki-Laki
Advertisement . Scroll to see content

Alasan Juragan 99 Mundur dari Jabatan Presiden Arema FC

Senin, 07 November 2022 - 13:09:00 WIB
Alasan Juragan 99 Mundur dari Jabatan Presiden Arema FC
Juragan 99 saat menyampaikan keputusan mundur dari presiden Arema FC, Sabtu (29/10/2022). (Foto: Avirista Midaada)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Inilah alasan Juragan 99 mundur dari Presiden Arema FC. Gilang Widya Pramana atau yang akrab disapa Juragan 99 menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Presiden Arema FC pada Sabtu (29/10/2022).

Ia pun membeberkan sejumlah alasan terkait keputusannya tersebut. Salah satunya adalah terkait tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang pada awal Oktober lalu.

Selengkapnya, berikut adalah alasan Juragan 99 mundur dari Presiden Arema FC.

Alasan Juragan 99 Mundur dari Jabatan Presiden Arema FC

Dalam pernyataannya pada Sabtu (29/10/2022) lalu, Juragan 99 menyatakan keputusannya mundur dari jabatan sebagai Presiden Arema FC tersebut karena ia merasa terpukul atas peristiwa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang pada awal Oktober lalu.

Pemilik nama asli Gilang Widya Pramana tersebut mengaku trauma dan ingin beristirahat dari dunia sepak bola.
"Saya sangat terpukul dan sangat jatuh setelah kejadian tragedi Kanjuruhan kemarin," ungkap Juragan 99.

Lebih lanjut lagi, ia mengatakan bahwa Arema FC membutuhkan sosok yang lebih baik yang bisa membawa klub berjuluk Singo Edan tersebut menjadi lebih solid lagi.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan permintaan maaf yang mendalam atas kekurangan dan kesalahan yang pernah ia lakukan selama menjabat sebagai Presiden Arema FC.

Kemudian dalam sesi tanya jawab, Gilang juga sempat menerima pertanyaan terkait apakah ia menerima tekanan dari pihak luar sebelum akhirnya memutuskan mundur dari jabatannya itu. Menanggapi pertanyaan tersebut, Gilang kembali menegaskan bahwa keputusan yang diambilnya tersebut dikarenakan faktor trauma yang dirasakannya.

Rupanya, tak hanya Juragan 99, melainkan seluruh pihak dan manajemen Arema FC pun mengaku selama ini merasakan trauma pasca tragedi Kanjuruhan.

Editor: Komaruddin Bagja

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut