Alvaro Arbeloa Blak-blakan Tak Punya Kuasa Tentukan Masa Depan Vinicius Junior di Real Madrid
MADRID, iNews.id – Alvaro Arbeloa blak-blakan mengakui dirinya tidak memiliki kuasa menentukan masa depan Vinicius Junior di Real Madrid saat kontrak sang bintang masih belum menemui titik terang.
Pelatih Real Madrid itu langsung berada di pusat perhatian setelah pembicaraan perpanjangan kontrak Vinicius Junior terhenti sejak musim panas lalu. Situasi tersebut membuat masa depan penyerang asal Brasil itu terus menjadi sorotan.
Perwakilan Vinicius Junior saat ini berada di Madrid. Meski demikian, belum ada pengumuman resmi terkait kelanjutan kontraknya, sementara spekulasi soal tawaran besar dari Saudi Pro League terus beredar.
Saat ditanya perannya dalam proses negosiasi, Arbeloa menyampaikan pengakuan terbuka. “Itu bukan urusan saya, itu urusan klub dan pemain,” ujar Arbeloa, dikutip dari Goal.
Meski tidak terlibat dalam pembicaraan kontrak, Arbeloa menyimpan harapan besar. “Tentu saja, saya berharap dia terus mencetak sejarah di sini,” kata dia.
Isu kontrak Vinicius Junior sempat dilaporkan sedikit melunak setelah kepergian Xabi Alonso dari kursi pelatih. Namun, hingga kini Real Madrid belum merilis perkembangan resmi.
Selain membahas Vinicius Junior, Arbeloa juga menanggapi pertanyaan terkait kebutuhan pemain baru. Musim penuh gejolak membuat kedalaman skuad Real Madrid menjadi bahan evaluasi.
Arbeloa menolak mendorong aktivitas transfer secara terbuka. Dia memilih menegaskan keyakinannya terhadap pemain yang sudah ada.
“Saya punya skuad luar biasa. Jika ada yang kurang, kami memiliki akademi hebat, seperti yang selalu terjadi sepanjang sejarah Real Madrid,” ucap Arbeloa.
Saat kembali didesak terkait dukungan manajemen di bursa transfer, Arbeloa menutup pembahasan tersebut. “Saya rasa itu bukan pertanyaan untuk saya. Saya yakin saya memiliki skuad luar biasa,” ujar dia.
Di luar urusan kontrak dan transfer, Arbeloa juga menjelaskan momen viral saat dirinya berhenti di depan lemari trofi Liga Champions Real Madrid pada laga perdananya di Santiago Bernabeu.
“Saat itu saya merasakan sejarah Real Madrid,” tutur Arbeloa.
Dia membandingkan momen tersebut dengan Carlo Ancelotti. “Saya melihat Ancelotti juga berfoto di tempat yang sama. Jika dia berhenti di sana, mustahil bagi saya untuk tidak berhenti juga,” kata dia.
Menanggapi kritik dan ejekan, Arbeloa menegaskan fokusnya tetap utuh. “Terkait kritik, saya fokus pada pekerjaan saya dan membantu para pemain,” ucap Arbeloa.
Selama kontrak Vinicius Junior belum diperpanjang, ketidakpastian akan terus membayangi Real Madrid. Klub kini berada dalam tekanan untuk mengamankan aset terpentingnya dari godaan besar luar Eropa.
Editor: Abdul Haris