Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tottenham Bidik Bek Muda AS Roma yang Juga Dipantau Arsenal, Liverpool hingga MU
Advertisement . Scroll to see content

Andoni Iraola Diminta Coret Florian Wirtz, Steven Gerrard Pasang Badan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:00:00 WIB
Andoni Iraola Diminta Coret Florian Wirtz, Steven Gerrard Pasang Badan
Steven Gerrard membela Florian Wirtz setelah Jamie Carragher mendesak Liverpool mencadangkannya (Foto: Sky Sports)
Advertisement . Scroll to see content

LIVERPOOL, iNews.id - Florian Wirtz mendapat pembelaan dari Steven Gerrard setelah Jamie Carragher mendesak Liverpool mencoret gelandang serang asal Jerman itu dari susunan pemain utama menyusul kekalahan telak 0-3 dari Manchester City pada Minggu (11/10/2026).

Kekalahan tersebut menambah tekanan terhadap Wirtz yang dinilai belum memberikan kontribusi sesuai ekspektasi sejak bergabung dengan Liverpool. Gerrard mengakui penampilan sang pemain belum memuaskan, tetapi dia menilai Wirtz masih memiliki kualitas untuk berkembang dan tidak seharusnya langsung kehilangan kepercayaan.

Liverpool tumbang setelah Erling Haaland, Jeremy Doku, dan Rayan Cherki masing-masing mencetak gol untuk Manchester City. Hasil tersebut sekaligus mempertahankan catatan sempurna Man City pada awal musim 2026-2027.

Usai pertandingan, Carragher melontarkan kritik keras terhadap Wirtz. Mantan bek Liverpool yang kini menjadi pundit itu menilai sang pemain belum memberikan dampak yang diharapkan, terutama dalam urusan mencetak gol dan menciptakan peluang.

Jamie Carragher Desak Florian Wirtz Dicoret dari Tim Utama Liverpool

Carragher membandingkan kontribusi Wirtz dengan sejumlah pemain nomor 10 di Liga Inggris, seperti Cole Palmer, Martin Odegaard, dan Bruno Fernandes. Menurut dia, Wirtz belum menunjukkan ancaman gol maupun kemampuan menciptakan assist seperti para pemain tersebut.

Statistik Wirtz di kompetisi teratas Inggris juga menjadi sorotan. Dia rata-rata mencatatkan 0,18 assist, 0,16 gol, dan menciptakan 2,2 peluang per 90 menit bermain.

“Saya pikir dia perlu keluar dari tim. Saya mengatakan itu sebelumnya dan saya akan mengatakannya lagi,” kata Carragher di Sky Sports.

Carragher menilai Liverpool menghadapi persoalan serius dalam mencetak gol dan menciptakan peluang. Dia menyebut tim sebenarnya mampu bermain baik dalam sebagian besar pertandingan melawan Manchester City sebelum Ryan Gravenberch menerima kartu merah, tetapi Liverpool tetap gagal menciptakan peluang berarti.

“Saya mengatakan Liverpool bermain baik hari ini selama sebagian besar pertandingan sebelum kartu merah [Ryan] Gravenberch, tetapi mereka tidak menciptakan peluang, jadi Liverpool benar-benar memiliki masalah musim ini dalam mencetak gol dan menciptakan peluang. Itulah alasan Wirtz didatangkan. Dia tidak memberikan apa pun secara defensif dan juga tidak memberikan kontribusi ketika menyerang,” ujar Carragher.

Meski melontarkan kritik, Carragher mengatakan dirinya tidak ingin Wirtz menjadi sasaran hujatan. Namun, dia menegaskan Liverpool membutuhkan kontribusi lebih besar dan tidak bisa terus menunggu sang pemain menemukan performa terbaiknya.

Carragher kemudian menyinggung sejumlah pemain yang pernah membela Liverpool, termasuk Nicky Barmby, Vladimir Smicer, Yossi Benayoun, Maxi Rodriguez, Yari Litmanen, Philippe Coutinho, Steven Gerrard, dan Steve McManaman. Menurut dia, para pemain tersebut memberikan kontribusi lebih besar dibandingkan Wirtz saat ini.

Dia juga meminta Liverpool menyeimbangkan komposisi lini tengah dengan menghadirkan pemain yang mampu menghasilkan gol dan assist, sekaligus memiliki kecepatan, postur, serta kekuatan fisik. Carragher menilai Gravenberch tetap harus menjadi bagian penting dari susunan pemain.

Steven Gerrard Minta Wirtz Mendapat Dukungan

Berbeda dari Carragher yang menekankan perlunya perubahan susunan pemain, Gerrard menilai Wirtz membutuhkan bantuan dari pelatih, staf kepelatihan, dan pemain senior Liverpool. Dia melihat tekanan yang dialami gelandang tersebut dapat memengaruhi kepercayaan dirinya.

“Kepercayaan dirinya hancur. Dia tidak bermain cukup baik. Kita perlu melihat lebih banyak dari Wirtz. Jadi, saya setuju dengan Jamie Carragher sampai pada titik itu. Namun, menurut saya, Jamie lebih condong pada pendapat dia harus disingkirkan dari tim. Saya pikir anak ini membutuhkan bantuan. Dia membutuhkan bantuan dari manajer, pelatih, dan pemain senior. Saya bisa membayangkan dia terus menyalahkan dirinya sendiri atas bagaimana awal perjalanannya bersama Liverpool. Menurut saya, anak ini punya bakat besar. Saya sudah melihat cukup banyak untuk percaya dan memberinya kesempatan. Saya pikir sekarang dia membutuhkan bantuan dan dukungan,” kata Gerrard dalam program Overlap Daily.

Gerrard juga menilai ketersediaan pemain Liverpool yang lebih berpengalaman dapat membantu Wirtz. Menurut dia, perubahan besar dalam skuad membuat Liverpool sedang berada dalam masa transisi, meskipun besarnya pengeluaran klub memunculkan perdebatan tersendiri mengenai kondisi tersebut.

“Namun, saya pikir memiliki pemain-pemain Liverpool yang lebih baik dalam kondisi fit dan tersedia di sekelilingnya akan membantu dia, karena ada banyak perubahan dan mereka sedang berada dalam masa transisi. Apakah seharusnya mereka berada dalam situasi itu atau tidak, mengingat uang yang sudah mereka keluarkan, itu perdebatan yang berbeda. Namun, saya pikir Florian Wirtz membutuhkan bantuan sekarang. Dan saya pikir terkadang dalam situasi seperti ini, jika semua pemain fit dan tersedia, mungkin hal terbaik adalah membiarkan dia keluar dari tim dan menjalani beberapa pertandingan dari bangku cadangan,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan Gerrard tidak sepenuhnya menolak kemungkinan Wirtz dicadangkan. Namun, dia melihat langkah itu sebagai bagian dari upaya membantu sang pemain memulihkan performa, bukan sebagai alasan untuk menyerah terhadap potensinya.

Gerrard tetap menuntut Wirtz meningkatkan kontribusi dan menyadari besarnya tuntutan yang menyertai statusnya sebagai pemain Liverpool. Dia juga mengakui Wirtz masih kesulitan menghadapi kerasnya persaingan di Liga Inggris.

“Dia perlu melakukan lebih banyak. Dia perlu meningkatkan permainannya. Dia harus menyadari situasi yang sedang dihadapinya. Namun, menurut saya, dia jelas memiliki kualitas. Apakah dia cocok dengan Liga Inggris? Apakah dia sering mendapat benturan fisik? Ya. Dia bisa mendapatkan bantuan dan dukungan dari semua pihak agar bisa sukses di Liverpool. Saya belum akan menyerah terhadapnya. Menurut saya, ini masih terlalu dini,” tutur Gerrard.

Liverpool merekrut Wirtz pada 2025 dengan nilai transfer yang bisa mencapai 116 juta poundsterling. Namun, dalam 56 penampilan, pemain tersebut baru membukukan tujuh gol dan 11 assist.

Liverpool kini harus segera mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya. The Reds dijadwalkan bertandang menghadapi LASK pada Rabu (14/10/2026) dalam lanjutan Liga Champions, dengan Wirtz kembali berada di bawah sorotan setelah kritik Carragher dan pembelaan Gerrard.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut