Anthony Gordon Curi Perhatian di Luar Lapangan, Fans Barcelona Makin Cinta
BARCELONA, iNews.id - Anthony Gordon langsung mencuri perhatian setelah mencatatkan tiga assist dalam tiga penampilan pertamanya di La Liga bersama Barcelona.
Gordon bergabung dengan Barcelona dari Newcastle United pada musim panas dengan nilai transfer 69,3 juta poundsterling alias Rp1,6 triliun. Winger berusia 25 tahun itu tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan kontribusi nyata bagi klub barunya.
Pada laga debutnya melawan Elche, Gordon masuk sebagai pemain pengganti dan langsung menyumbangkan dua assist dalam kemenangan telak 5-0 Barcelona. Torehan tersebut membuat dia menjadi pemain pertama pada abad ini yang mampu mencatatkan lebih dari satu assist dalam debutnya di La Liga.
Kontribusi Gordon berlanjut ketika Barcelona menghadapi Rayo Vallecano. Dalam kemenangan 5-2 tersebut, dia mencatatkan assist ketiganya setelah memberikan umpan dengan tumit kepada Raphinha.
Assist tersebut bahkan membuat rekan barunya, Rodri, terkejut. Rodri yang menyaksikan bola berakhir di dalam gawang dibuat terpukau oleh aksi Gordon.
Performa apik Gordon membuat fans Barcelona mulai memberikan julukan khusus kepadanya. Dia kini dikenal dengan sebutan 'Antoni Gros', yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris berarti 'Big Anthony' atau 'Anthony Besar'.
Perhatian terhadap Gordon tidak hanya muncul karena performanya di lapangan. Dia juga menunjukkan keseriusan untuk beradaptasi dengan kehidupan di Barcelona dan lingkungan baru yang mengelilingi klub tersebut.
Winger Timnas Inggris itu diketahui sudah mempelajari bahasa Spanyol sejak masih memperkuat Newcastle United. Bahkan, saat diperkenalkan sebagai pemain Barcelona pada Juni lalu, Gordon sempat menjawab sejumlah pertanyaan menggunakan bahasa Spanyol.
Namun, usaha Gordon untuk beradaptasi ternyata tidak berhenti pada bahasa Spanyol. Menurut laporan media Spanyol SPORT, dia juga mulai mempelajari bahasa Katalan.
Bahasa Katalan memiliki posisi penting di Barcelona. Bahasa tersebut merupakan bahasa asli Catalonia, wilayah dengan Barcelona sebagai ibu kotanya, dan diperkirakan mampu digunakan oleh sekitar 70 persen penduduk di wilayah tersebut.
"Dia juga menunjukkan minat besar untuk mempelajari lebih jauh bahasa asli Catalonia, bahasa Katalan," tulis laporan tersebut.
"Intinya, Gordon tidak ingin sekadar singgah di Barcelona dan sudah menunjukkan keinginannya untuk beradaptasi dengan lingkungan Barca, sekaligus dengan orang-orang yang sudah lebih dulu menjadi bagian dari klub sebelum dia datang dari Newcastle," lanjut laporan itu.
Keseriusan Gordon mempelajari bahasa juga pernah dia ungkapkan ketika berbicara kepada The Telegraph. Dia mengaku mampu berbicara bahasa Spanyol dengan cukup lancar setelah menjalani enam kali pelajaran menjelang acara perkenalannya sebagai pemain Barcelona.
"Itu sulit. Orang-orang selalu melihat hasil akhirnya dan menganggap semuanya mudah karena, tentu saja, ketika Anda sedikit berlatih, semuanya menjadi lebih mudah," ujar Gordon.
"Tetapi ini benar-benar sulit karena Anda sedang mempelajari bahasa yang benar-benar baru. Anda mencoba menerjemahkan semua yang Anda pikirkan dalam bahasa Inggris ke bahasa Spanyol. Jadi, ini sangat sulit," kata dia.
Gordon kemudian menjelaskan alasan dirinya sudah mempelajari bahasa Spanyol sejak masih berada di Newcastle.
"Saya tidak akan mengatakan saya pintar secara intelektual. Seperti yang saya katakan dalam konferensi pers, saya selalu sedikit berbicara bahasa Spanyol dengan fisioterapis asal Spanyol saya di Newcastle karena alasan tersebut," ujarnya.
Gordon menandatangani kontrak berdurasi lima tahun bersama Barcelona. Kesepakatan tersebut membuat dia terikat dengan klub hingga musim panas 2031.
Setelah memberikan tiga assist dalam tiga pertandingan La Liga, Gordon kini berpeluang melanjutkan start impresifnya bersama Barcelona. Barcelona dijadwalkan bertandang ke Estadio de Mestalla untuk menghadapi Valencia pada Minggu.
Gordon diharapkan kembali mendapat kesempatan tampil sebagai starter. Dia sebelumnya dipercaya mengisi starting XI ketika Barcelona menghadapi Rayo Vallecano dan Athletic Bilbao.
Dengan kontribusi di lapangan serta kemauan mempelajari bahasa dan budaya lokal, Gordon mulai menunjukkan dirinya tidak ingin sekadar menjadi pemain baru Barcelona. Dia juga berusaha membangun hubungan lebih kuat dengan lingkungan klub sejak awal kedatangannya.
Editor: Reynaldi Hermawan