Antony Menangis Bongkar Perlakuan Buruk MU: Saya Hampir Berhenti Main Bola
SEVILLA, iNews.id – Tangis haru menyelimuti perkenalan resmi Antony sebagai pemain anyar Real Betis, setelah kepindahan permanennya dari Manchester United akhirnya tuntas pada hari terakhir bursa transfer musim panas 2025. Di momen emosional itu, winger asal Brasil ini mengungkap sisi kelam dari masa baktinya di Old Trafford yang selama ini nyaris tak terdengar ke publik.
“Apa yang terjadi di Manchester, hanya saya yang tahu betapa sulitnya,” ujar Antony saat sesi perkenalan di depan media dan fans Betis.
“Maaf. Berlatih terpisah, tapi itu bagian dari hidup. Saya tahu momen ini akan datang. Itu sudah berlalu," katanya.
Dalam wawancara sebelumnya bersama TNT Sports Brazil, Antony mengaku mengalami tekanan mental luar biasa saat berseragam Manchester United. Tekanan itu bahkan sempat membuatnya kehilangan hasrat terhadap sepak bola.
“Saat itu saya sempat berpikir untuk berhenti bermain,” ungkap Antony.
“Saya tidak lagi merasakan hasrat untuk bermain sepak bola karena semua yang saya alami, karena semua tuduhan, dan karena saya telah lama diam," tuturnya.
“Saya bahkan memberi tahu saudara laki-laki saya bahwa saya tidak tahan lagi."
Setelah masa peminjaman yang sukses bersama Real Betis pada musim 2024/25—dengan torehan 9 gol dan 5 assist dalam 26 penampilan—Antony akhirnya menandatangani kontrak lima tahun dengan klub asal Andalusia tersebut, senilai hingga £21,6 juta.
Penampilannya di lapangan membaik drastis, dan secara emosional ia pun terlihat jauh lebih bahagia selama masa peminjaman tersebut. Namun, sebelum transfer permanennya disahkan, sempat muncul drama yang nyaris menggagalkan kesepakatan.
Menurut laporan BBC Sport, Betis sempat menarik kembali penawaran karena Antony disebut menginginkan sebagian gajinya di Manchester United dibayarkan lebih dulu. Namun, konflik itu akhirnya diselesaikan.
Kesepakatan akhirnya tercapai tanpa pembayaran langsung kepada Antony, namun United menyisipkan klausul penjualan 50% dari transfer selanjutnya.
Sebelum kepindahannya ke Spanyol, Antony sempat tergabung dalam kelompok pemain yang dilaporkan sudah “tidak masuk rencana” di Old Trafford, bersama Marcus Rashford, Jadon Sancho, Tyrell Malacia, dan Alejandro Garnacho, yang dijuluki oleh media Inggris sebagai “pasukan bom” karena dinilai berpotensi merusak ruang ganti.
Antony total mencatatkan 96 penampilan untuk Manchester United sejak direkrut dari Ajax pada tahun 2022, namun kariernya di Inggris lebih banyak diwarnai dengan inkonsistensi, sorotan negatif, dan tekanan mental berat.
Editor: Reynaldi Hermawan