Arema FC Terancam Kalah WO, PT LIB Bilang Begini
JAKARTA, iNews.id - Arema FC terancam kalah walk-out (WO) usai dua laga kandang mereka ditunda. Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Ferry Paulus angkat bicara.
Arema FC masih kesulitan mencari venue kandang untuk menggelar pertandingan Liga 1. Manajemen Singo Edan sejatinya sudah mengajukan venue untuk menggelar laga kandang, seperti Stadion Jatidiri, Semarang, dan Stadion Sultan Agung, Bantul.
Namun keberadaan mereka ditolak keras oleh kalangan suporter setempat imbas tragedi Kanjuruhan yang tak kunjung rampung.
Akibatnya dua laga kandang mereka, menghadapi Borneo FC dan Bali United ditunda karena Arema masih belum mendapat venue kandang. Dinilai merugikan, suara yang menuntut agar Arema dinyatakan kalah walk-out di dua laga tersebut juga terus bergema.
5 Tersangka Demo Rusuh Arema FC Didampingi Tim Advokasi Tragedi Kanjuruhan
Ferry mewakili PT LIB turut berkomentar. Menurutnya, sesuai regulasi, masalah tersebut bukan merupakan ranah PT LIB, melainkan Komisi Disiplin PSSI.
“Tergantung kan semua ada aturannya ya, ada regulasinya, jika segala sesuatu sudah dipersiapkan kemudian batal atau mundur, sedangkan tim lawan sudah ada,” kata Ferry kepada awak media, Rabu (1/2/2023).
Manajemen Arema FC Klaim Iwan Budianto Rela Jual Aset demi Pertahankan Klub
“Otomatis sesuai regulasi maka itu ranah Komdis yang menentukan, peluangnya mungkin WO,” tambahnya.
Kecam Pembakaran Logo Arema FC saat Demo Ricuh, Dirigen Aremania: Logo Ini Gak Salah
Arema sendiri mengajukan Stadion PTIK untuk menggelar laga kandang menghadapi PSM Makassar. Laga itu akan dihelat pada Sabtu 4 Februari 2023 mendatang.
Namun jika tetap menemui jalan buntu, Ferry menjelaskan masih ada opsi lain. Ferry membuka peluang Arema berkandang di luar pulau Jawa.
Arema FC Ajukan Stadion PTIK Jadi Venue Laga Kandang Versus PSM
“Iya, beberapa alternatif itu memang sudah dicarikan terobosan, ada di Pulau Jawa termasuk di Jakarta, di PTIK, tanpa penonton,” ujar Ferry menambahkan.
“Ada juga beberapa alternatif yang kemungkinan masih punya peluang masih bisa diterima di Kalimantan, dan Makassar, tapi kita yang dekat-dekat dulu aja, yang deket-dekat Jawa ini, dalam waktu dekat ini lawan PSM,” tutupnya.
Editor: Reynaldi Hermawan