Arsenal Akhiri Kutukan 14 Tahun di Anfield, Arteta Malah Ungkap Kabar Buruk
LIVERPOOL, iNews.id – Arsenal akhirnya mengakhiri penantian 14 tahun untuk meraih kemenangan di markas Liverpool, Stadion Anfield. Namun, keberhasilan tersebut diwarnai kabar kurang menyenangkan setelah pelatih Mikel Arteta mengungkap masalah kebugaran yang dialami Eberechi Eze.
The Gunners berhasil menundukkan Liverpool dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan Liga Inggris 2026-2027, Minggu (1/11/2026). Kemenangan tersebut menjadi yang pertama bagi Arsenal di Anfield dalam pertandingan Premier League sejak 2012.
Di balik hasil bersejarah tersebut, keputusan Arteta tidak memainkan Eze mengundang perhatian. Gelandang serang Timnas Inggris itu hanya duduk di bangku cadangan sepanjang pertandingan meski masuk daftar pemain yang tersedia.
Arteta kemudian mengungkap kondisi Eze ternyata belum sepenuhnya pulih. Bahkan, pelatih asal Spanyol tersebut menganggap keberadaan pemain berusia 28 tahun itu dalam skuad sebagai sesuatu yang luar biasa.
Situasi tersebut membuat Arteta mengambil keputusan berani dengan memasang Christos Tzolis sebagai starter. Padahal, pemain asal Yunani itu baru pulih dari cedera hamstring yang membuatnya absen sejak sebelum jeda internasional September-Oktober.
Kepercayaan Arteta kepada Tzolis membuahkan hasil positif. Pemain sayap tersebut tampil agresif di sisi kiri serangan Arsenal dan beberapa kali memberikan ancaman terhadap pertahanan Liverpool.
Salah satu peluang terbaiknya memaksa kiper Liverpool, Alisson Becker, melakukan penyelamatan penting melalui antisipasi bola rendah. Tzolis juga mencatatkan tiga aksi membawa bola secara progresif untuk membantu Arsenal membangun serangan.
Arteta menjelaskan keputusan memainkan Tzolis didasarkan pada kondisi dan semangat yang diperlihatkan sang pemain selama latihan. Di sisi lain, masalah kebugaran Eze turut memengaruhi pemilihan susunan pemain.
"Itu karena energi yang dia tunjukkan saat latihan. Ketika saya bertanya kepadanya seberapa yakin dia bisa bermain. Kami juga memiliki masalah dengan Ebs (Eze). Sungguh luar biasa dia bahkan bisa masuk skuad hari ini," ujar Arteta, dikutip dari Sports Mole.
Arteta turut memberikan apresiasi kepada tim medis dan staf kebugaran Arsenal yang terus bekerja menjaga kondisi pemain di tengah jadwal pertandingan padat.
"Saya ingin memberikan penghargaan kepada seluruh tim medis dan kebugaran. Apa yang mereka lakukan untuk para pemain sungguh luar biasa. Setiap tiga hari, mereka harus menjaga semua pemain tetap berada di level ini," katanya.
Menurut Arteta, kesiapan fisik pemain menjadi salah satu faktor penting yang menentukan hasil pertandingan. Dia menilai ketersediaan pemain dalam kondisi terbaik dapat memberikan perbedaan besar dalam persaingan ketat.
"Terkadang, hal-hal kecil seperti inilah yang menentukan kemenangan dalam pertandingan, apakah Anda memiliki pemain yang tersedia atau tidak. Mereka pantas mendapatkan penghargaan itu," ucapnya.
Tzolis akhirnya bermain selama 84 menit sebelum digantikan Piero Hincapie. Pergantian tersebut dilakukan ketika Arsenal berusaha mempertahankan keunggulan 1-0 hingga pertandingan berakhir.
Arteta mengakui pihaknya mengambil risiko dengan memainkan Tzolis setelah sang pemain baru pulih dari cedera.
"Christos luar biasa. Dia tidak ingin keluar dan ingin menyelesaikan pertandingan. Kami mengambil beberapa risiko, tetapi pada titik tertentu kami memutuskan sudah cukup," tuturnya.
Masalah kebugaran Eberechi Eze kini menjadi perhatian Arsenal menjelang pertandingan fase liga Liga Champions melawan Slavia Praha, Kamis (5/11/2026) dini hari WIB.
Arteta belum menjelaskan secara terperinci gangguan fisik yang dialami mantan pemain Crystal Palace tersebut. Karena itu, belum dapat dipastikan apakah Eze bisa tampil dalam pertandingan tengah pekan.
Sebelumnya, Eze sempat dimainkan sebagai pemain pengganti pada babak kedua ketika Arsenal kalah dari Fleetwood Town dalam putaran keempat Piala Liga Inggris, Selasa (27/10/2026).
Sepanjang musim 2026-2027, Eze telah mencatatkan dua gol dan satu assist dari 12 penampilan di seluruh kompetisi. Kedua golnya tercipta di Liga Champions ketika menghadapi Lille dan Bayern Munchen.
Meski demikian, Eze masih menunggu kontribusi langsung pertamanya berupa gol atau assist di Liga Inggris musim ini.
Sementara itu, Arsenal mendapatkan sejumlah perkembangan positif terkait kondisi pemain. Selain Tzolis, Declan Rice, Noni Madueke, dan Riccardo Calafiori telah pulih dari masalah kebugaran ringan sehingga tersedia saat menghadapi Liverpool.
Kabar baik lainnya datang dari Max Dowman. Pemain muda berusia 16 tahun tersebut dapat kembali memperkuat Arsenal saat menghadapi Slavia Praha.
Dowman sebelumnya menerima hukuman larangan bermain tiga pertandingan akibat kartu merah saat menghadapi Fleetwood Town. Namun, sanksi tersebut hanya berlaku untuk kompetisi domestik sehingga tidak menghalanginya tampil di Liga Champions.
Di sisi lain, Arsenal masih kehilangan Bukayo Saka yang mengalami masalah otot paha depan serta William Saliba akibat cedera punggung.
Saliba diperkirakan berpeluang kembali memperkuat Arsenal setelah jeda internasional November. Dengan kondisi sejumlah pemain yang belum sepenuhnya pulih, Arteta harus kembali mengatur komposisi tim untuk menjaga momentum kemenangan di kompetisi Eropa.
Editor: Abdul Haris