Arsenal Dekati Zona Degradasi, Arteta: Kami Tak Panik
LONDON, iNews.id – Arsenal kembali merasakan sakitnya kekalahan di kandang sendiri. Kali ini giliran Burnley yang mempermalukan The Gunners di Emirates Stadium pada pekan ke-12 Liga Inggris 2020/2021, Senin (14/12/2020) dini hari WIB.
Itu menjadi kekalahan ketujuh Arsenal pada Liga Inggris musim ini, yang empat di antaranya terjadi di kandang sendiri.
Kondisi ini membuat klub London Utara itu makin merosot mendekati zona degradasi. Mereka kini tercecer di peringkat ke-15 dengan nilai 13, hanya unggul lima angka dari Fulham yang nangkring di zona merah.
Melihat situasi ini Pelatih Arsenal Mikel Arteta mengaku tak panik. Padahal, timnya hanya bisa meraih 13 poin dari 12 pertandingan. Statistik tersebut menjadi awal musim terburuk The Gunners dalam hampir 40 tahun terakhir.
AC Milan Bangkit setelah Tertinggal 2 Gol Vs Parma, Pioli: Kami Tim dengan Hati
Tekanan pun semakin mendera Arteta. Teriakan para suporter yang ingin dirinya dipecat pun semakin kencang.
"Saya tidak akan mengatakan ada kepanikan. Saya bisa melihat dalam latihan cara mereka mencoba dan energi yang mereka berikan," kata Arteta usai laga kontra Burnley, dikutip Reuters.
Gol Lionel Messi Tentukan Kemenangan Barcelona atas Levante
"Sebuah tim yang sedang berjuang biasanya Anda tidak melihat mereka bermain seperti kami bermain, dan cara mereka bermain melawan Tottenham Hotspur. Tapi kami kalah dalam pertandingan, kami memberi lawan kesempatan dan mereka mencetak gol. Pada level ini semuanya tentang memenangkan pertandingan,” tuturnya.
Sempat Tertinggal, Inter Milan Bangkit dan Kalahkan Cagliari
Yang bikin tambah sakit hati, gol Burnley tercipta akibat bunuh diri Pierre-Emerick Aubameyang pada menit ke-73. Tekanan kepada pertahanan Arsenal itu tak lepas dari kartu merah yang diterima Granit Xhaka pada menit ke-56 karena terlibat perkelahian dengan pemain lawan.
Bek sayap Arsenal Kieran Tierney mengatakan para pemain telah mengecewakan Arteta. Menurutnya, sang arsitek sudah memberikan yang terbaik.
Arsenal Gigit Jari, Isco Alarcon Lebih Suka Main di AC Milan
"Kami tidak menunjukkan kepada manajer apa yang bisa kami lakukan dan seberapa besar kami percaya padanya. Setiap pertandingan ada tanda-tanda kami melakukan sedikit lebih baik tetapi itu masih belum cukup baik,” ucapnya.
“Tidak ada alasan. Tidak ada yang bisa saya katakan yang akan membuat orang percaya hal positif akan keluar dari ini,” tuturnya.
Editor: Abdul Haris