Arsenal Gigit Jari! Nyaris Dapatkan Bintang Muda Spanyol, Batal di Detik-Detik Akhir
LONDON, iNews.id – Arsenal harus gigit jari setelah nyaris mendapatkan penyerang muda Real Betis, Pablo Garcia, pada hari terakhir bursa transfer musim panas 2026. Pemain berusia 20 tahun itu sempat berada di ambang kepindahan ke London Utara, tetapi kesepakatan berubah dan dia akhirnya bergabung dengan Racing Santander.
Racing Santander bergerak cepat ketika situasi transfer Garcia berubah. Klub promosi LaLiga tersebut akhirnya mengamankan sang pemain melalui kesepakatan kepemilikan bersama dengan Real Betis, sementara Arsenal kehilangan kesempatan untuk memboyong salah satu talenta muda yang mereka incar.
Direktur olahraga Racing Santander, Chema Aragon, mengungkapkan Arsenal sebelumnya sangat dekat dengan Garcia. Menurut dia, rencana awal Arsenal adalah merekrut Garcia kemudian meminjamkan dia agar mendapatkan pengalaman bermain di level senior.
“Sepertinya semuanya sudah selesai dengan Arsenal, lalu kami juga masuk dengan status pinjaman. Kemarin situasinya berubah, dan yang tampaknya akan menjadi kesepakatan pinjaman berubah menjadi kesepakatan kepemilikan bersama,” kata Aragon, dikutip dari Sport Bible.

Aragon bahkan menilai Garcia memiliki karakter penyerang yang sangat berbahaya di depan gawang. Dia membandingkan naluri mencetak gol pemain muda tersebut dengan legenda Real Madrid, Raul Gonzalez Blanco.
“Saya akan menggambarkan Pablo Garcia seperti Raul Gonzalez Blanco. Yang paling menonjol dari dia adalah naluri mencetak gol, insting pembunuh itu, dan biasanya dia bisa menuntaskannya,” ujar Aragon.
Namun, versi Racing Santander mengenai kedekatan Garcia dengan Arsenal mendapat bantahan dari Presiden Real Betis, Angel Haro. Dia menyatakan tidak ada kontak langsung maupun pendekatan dari Arsenal untuk mendapatkan Garcia. Menurut Haro, hubungan dengan Arsenal lebih berkaitan dengan agen sang pemain dan kemungkinan skenario peminjaman kembali ke klub LaLiga.
Garcia akhirnya meninggalkan Real Betis setelah menghabiskan sebagian besar hidupnya di klub tersebut. Dia bergabung dengan akademi Betis sejak usia lima tahun dan berkembang hingga menembus tim utama. Garcia kemudian mencatat 33 penampilan bersama tim senior dan mencetak tiga gol.
Kepergian Garcia berlangsung emosional. Dia terlihat menangis saat meninggalkan pusat latihan Betis setelah transfernya ke Racing Santander rampung pada penghujung bursa. Kepindahan tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan panjangnya bersama klub asal Sevilla itu.
Real Betis secara resmi mengonfirmasi transfer Garcia ke Racing Santander. Dalam kesepakatan tersebut, Betis tetap mempertahankan persentase dari penjualan Garcia pada masa depan serta hak untuk menyamai tawaran klub lain.
Laporan mengenai nilai transfer menyebut Racing Santander membayar sekitar 5,5 juta euro untuk 50 persen hak ekonomi Garcia, atau sekitar Rp112,8 miliar. Garcia kini memiliki kesempatan mendapatkan menit bermain lebih banyak bersama Racing Santander di La Liga.
Bagi Arsenal, kegagalan tersebut menjadi salah satu transfer yang terlewat pada penghujung bursa. Garcia yang sempat berada di jalur menuju London Utara akhirnya tetap berkarier di Spanyol, sementara Racing Santander berhasil memenangkan persaingan pada momen-momen terakhir.
Editor: Abdul Haris