Arsenal ke Final Liga Champions, Legenda MU: Selebrasinya Berlebihan!
LONDON, iNews.id - Arsenal menuai sorotan usai lolos ke final Liga Champions setelah Wayne Rooney menilai selebrasi mereka terlalu berlebihan.
Arsenal memastikan tiket final usai mengalahkan Atletico Madrid dengan skor 1-0 pada leg kedua. Gol Bukayo Saka di akhir babak pertama menjadi pembeda, sekaligus mengunci agregat 2-1.
Keberhasilan ini terasa spesial bagi Arsenal. Klub tersebut baru kembali ke final Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2006, saat mereka kalah dari Barcelona.
Tim asuhan Mikel Arteta kini menunggu lawan di partai puncak. Mereka akan menghadapi pemenang antara Paris Saint-Germain atau Bayern Munich pada laga final di Budapest akhir bulan ini.
3 Rekor Gila usi Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions: Selangkah Lagi Invincibles
Usai pertandingan, suasana di Emirates Stadium penuh euforia. Kembang api menghiasi langit, sementara pemain dan staf merayakan keberhasilan tersebut bersama para suporter.
Wayne Rooney mengakui Arsenal pantas merayakan keberhasilan tersebut. Namun, dia menilai selebrasi yang dilakukan terlihat berlebihan mengingat trofi belum diraih.
Arsenal Singkirkan Atletico, Lolos ke Final Liga Champions setelah 20 Tahun
"Selebrasinya sedikit terlalu berlebihan," kata Rooney dikutip dari Sport Bible.
"Mereka belum memenangkannya," ujarnya.
Link Live Streaming Arsenal vs Atletico Madrid, Penentuan Final Liga Champions 2026
Sebagai mantan pemain Manchester United, Rooney memiliki pengalaman panjang di Liga Champions. Dia pernah meraih gelar juara pada 2008, serta merasakan kekalahan di final pada 2009 dan 2011.
Menurut dia, Arsenal masih memiliki pekerjaan besar sebelum bisa benar-benar merayakan. Final akan menjadi penentu apakah musim mereka berakhir dengan sukses atau tidak.
Di sisi lain, Theo Walcott melihat situasi dari sudut berbeda. Mantan pemain Arsenal tersebut memahami euforia yang terjadi di stadion.
"Pemandangan yang luar biasa di sini. Saya belum pernah melihat Emirates seperti ini - koneksi dengan para suporter yang sering kita bicarakan," tuturnya.
"Beberapa orang di sini bahkan belum lahir saat terakhir kali mereka mencapai final, dan sekarang pertanyaannya apakah mereka bisa melangkah lebih jauh? Mungkin mereka tim yang bisa melakukannya tahun ini."
Arsenal memang menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa musim terakhir. Dua tahun lalu mereka mencapai perempat final, lalu musim lalu terhenti di semifinal setelah kalah dari PSG.
Kini, peluang menebus kegagalan terbuka lebar. PSG sendiri masih unggul agregat 5-4 atas Bayern Munich jelang leg penentuan.
Final di Budapest akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Arsenal. Setelah euforia mereda, fokus penuh menjadi kunci untuk mengamankan trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub.
Editor: Reynaldi Hermawan