Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Arsenal Gagal Taklukkan Liverpool, Mikel Arteta Tetap Bangga
Advertisement . Scroll to see content

Arsenal Lebih Tajam usai Turun Minum, Arteta Bilang Begini

Minggu, 04 Januari 2026 - 08:15:00 WIB
Arsenal Lebih Tajam usai Turun Minum, Arteta Bilang Begini
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta. (Foto: Arsenal)
Advertisement . Scroll to see content

BOURNEMOUTH, iNews.id – Arsenal tampil jauh lebih tajam usai turun minum saat menang dramatis 3-2 atas Bournemouth, sebuah perubahan krusial yang kembali menegaskan kekuatan mental The Gunners dalam persaingan gelar Liga Inggris 2025-2026.

Kemenangan di Vitality Stadium, Minggu (4/1/2026) dini hari WIB itu membawa Arsenal unggul enam poin di puncak klasemen sementara. Hasil tersebut juga menjadi kemenangan kelima beruntun Arsenal di Premier League, sekaligus menegaskan konsistensi performa tim asuhan Mikel Arteta.

Pada laga itu, Arsenal kebobolan lebih dulu setelah Umpan silang ceroboh Gabriel Magalhaes di tepi kotak penalti dipotong Evanilson, yang tanpa kesulitan menceploskan bola ke gawang kosong pada menit kesepuluh.

Gabriel langsung menebus dosanya. Bek asal Brasil tersebut berdiri bebas di tiang jauh dan menghantam bola ke atap gawang pada menit ke-16 setelah tembakan Gabriel Martinelli lebih dulu diblok tepat di garis.

Di babak kedua, Arsenal menyempurnakan comeback mereka dengan dua gol Declan Rice (54’, 71’), sebelum tuan rumah memperkecil ketertinggalan melalui Eli Junior Kroupi (76’).

Selepas pertandingan, Arteta menjelaskan alasan Arsenal kerap tampil lebih efektif pada babak kedua. Dia menilai jeda turun minum menjadi momen penting untuk membaca ulang jalannya pertandingan dan mengambil keputusan tepat.

“Kami mencoba belajar dari apa yang terjadi di babak pertama, apa yang harus disesuaikan, apa peluangnya. Para pemain harus mengenali itu dan mengimplementasikannya. Itu saja yang harus kami lakukan,” kata Arteta, dikutip dari situs resmi Arsenal.

Menurut dia, momen jeda bukan sekadar istirahat fisik. Arteta menekankan pentingnya refleksi singkat dan penyampaian pesan yang tepat kepada pemain.

“Itu momen yang sangat penting. Kamu mengumpulkan banyak informasi, punya waktu untuk bernapas, merenung, membuat keputusan, lalu menyampaikan pesan yang kami anggap penting dan relevan untuk membantu kami memenangkan pertandingan,” ujar dia.

Arteta juga menyoroti perkembangan kepribadian individu pemain. Dia memuji respons Gabriel yang bangkit setelah melakukan kesalahan fatal di babak pertama. 

“Cara Gabriel bereaksi setelah membuat kesalahan besar, cara dia bermain setelahnya, dan cara dia menularkan energi, itu luar biasa,” ucap Arteta.

Pujian serupa diberikan kepada Rice. Arteta menilai performa sang gelandang mengirim pesan kuat kepada seluruh tim. “Cara dia bertarung, bermain, dan mencetak dua gol itu luar biasa. Itu pesan besar untuk tim,” kata dia.

Arteta menambahkan kontribusi gol Rice bukan kebetulan. “Untuk berkontribusi gol, kamu harus berada di posisi yang tepat. Dia punya kemampuan memasukkan bola ke gawang saat berada di sana. Dia melakukannya dengan cara yang sangat mirip di dua golnya dan dia sangat konsisten,” ujar dia.

Kemenangan atas Bournemouth semakin memperkuat keyakinan Arteta menghadapi sisa musim. Dia menegaskan setiap laga memiliki tuntutan besar. 

“Setiap pertandingan menuntut energi, hasrat, dan fokus. Kami masih punya sembilan pertandingan dan itu tantangan besar, tetapi melihat komitmen para pemain, kami harus melakukannya,” tutur Arteta.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut