Arsene Wenger Naik Pitam dengan Lemparan Roket ala Pratama Arhan, Minta Throw In Dihapus
LONDON, iNews.id - Arsene Wenger naik pitam dengan lemparan roket ala Pratama Arhan. Momen itu terjadi saat dirinya masih menukangi Arsenal.
Pratama Arhan dikenal punya lemparan ke dalam yang kerap merepotkan pertahanan lawan. Bek Timnas Indonesia itu mengelap si kulit bundar dengan handuk kemudian mengarahkannya sekeras mungkin ke mulut gawang musuh.

Situasi tersebut tak jarang berbuah gol bagi Indonesia. Jauh sebelum Pratama Arhan, Liga Inggris punya pemain yang juga punya lemparan roket bernama Rory Delap.
Lemparan Roket Ala Pratama Arhan Bakal Dilarang di Liga Inggris, Kenapa?
Lemparan ke dalam Delap menjadi senjata andalan Stoke City terutama saat masih dilatih Tony Pulis. Gelandang legendaris asal Irlandia itu disebut bisa melempar bola hingga 30-40 meter dengan kecepatan 60km per jam.
Media Argentina Kagum Lihat Lemparan Jauh Pratama Arhan: Bek Sayap yang Luar Biasa!
Throw in dari Delap mirip dengan umpan silang yang tak jarang mampu dikonversi menjadi gol. Arsene Wenger murka dengan kemampuan spesial sang pemain.
Pelatih yang disebut Sang Profesor itu bahkan menyebut Stoke City sebagai tim rugby. Arsene Wenger bahkan menyarankan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) untuk menghapus lemparan ke dalam dan diganti jadi tendangan ke dalam.
Pratama Arhan Pamer Lemparan Roket, Asnawi: Atlet Lempar Lembing

"Aturan yang ingin saya ubah adalah mengubah lemparan ke dalam menggunakan kaki. Kenapa tidak? Saya pikir itu akan membuat permainan (berjalan) lebih cepat," ungkap Wenger dikutip dari situs resmi The Gunners, Selasa (28/6/2023).
Pratama Arhan Dapat Julukan Keren dari Media Argentina usai Pamer Lemparan Roket
"Contohnya adalah Stoke, yang dilakukan oleh Rory Delap, yang dia lakukan seperti menendang bola. Itu menjadi keuntungan kecil yang tidak fair. Dia menggunakan kekuatan yang tidak biasa digunakan dalam sepak bola," ujarnya.
Editor: Reynaldi Hermawan