Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Komentar Pasrah Sumardji usai Dijatuhi Sanksi Berat FIFA Larangan 20 Laga dan Denda Rp324 Juta
Advertisement . Scroll to see content

Arsene Wenger Naik Pitam dengan Lemparan Roket ala Pratama Arhan, Minta Throw In Dihapus

Rabu, 28 Juni 2023 - 19:00:00 WIB
Arsene Wenger Naik Pitam dengan Lemparan Roket ala Pratama Arhan, Minta Throw In Dihapus
Arsene Wenger naik pitam dengan lemparan roket ala Pratama Arhan. (foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

LONDON, iNews.id - Arsene Wenger naik pitam dengan lemparan roket ala Pratama Arhan. Momen itu terjadi saat dirinya masih menukangi Arsenal.

Pratama Arhan dikenal punya lemparan ke dalam yang kerap merepotkan pertahanan lawan. Bek Timnas Indonesia itu mengelap si kulit bundar dengan handuk kemudian mengarahkannya sekeras mungkin ke mulut gawang musuh.

Pratama Arhan bersiap melakukan lemparan bola ke arah gawang Argentina yang dikawal Emilio Martinez pada laga FIFA Matchday di SUGBK, Senin (19/6) malam. (foto IG @pratamaarhan8).

Situasi tersebut tak jarang berbuah gol bagi Indonesia. Jauh sebelum Pratama Arhan, Liga Inggris punya pemain yang juga punya lemparan roket bernama Rory Delap.

Lemparan ke dalam Delap menjadi senjata andalan Stoke City terutama saat masih dilatih Tony Pulis. Gelandang legendaris asal Irlandia itu disebut bisa melempar bola hingga 30-40 meter dengan kecepatan 60km per jam.

Throw in dari Delap mirip dengan umpan silang yang tak jarang mampu dikonversi menjadi gol. Arsene Wenger murka dengan kemampuan spesial sang pemain.

Pelatih yang disebut Sang Profesor itu bahkan menyebut Stoke City sebagai tim rugby. Arsene Wenger bahkan menyarankan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) untuk menghapus lemparan ke dalam dan diganti jadi tendangan ke dalam.

Sosok pemain Liga Inggris Rory Delap menarik untuk dibahas. Delap mempunyai ciri khas lemparan roket seperti Pratama Arhan. (foto: Instagram)

"Aturan yang ingin saya ubah adalah mengubah lemparan ke dalam menggunakan kaki. Kenapa tidak? Saya pikir itu akan membuat permainan (berjalan) lebih cepat," ungkap Wenger dikutip dari situs resmi The Gunners, Selasa (28/6/2023).

"Contohnya  adalah Stoke, yang dilakukan oleh Rory Delap, yang dia lakukan seperti menendang bola. Itu menjadi keuntungan kecil yang tidak fair. Dia menggunakan kekuatan yang tidak biasa digunakan dalam sepak bola," ujarnya.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut