Barcelona Alami Start Terburuk dalam 25 Tahun, Koeman: Saya Bertanggung Jawab
MADRID, iNews.id – Barcelona mengulangi start terburuk dalam 25 tahun terakhir usai kandas 0-1 di Estadio Wanda Metropolitano, markas Atletico Madrid, pada jornada kesepuluh La Liga 2020/2021, Minggu (22/11/2020) dini hari WIB.
Pada laga itu, sebuah blunder kiper Marc Andre Ter Stegen diganjar gol Yannick Carrasco saat pertandingan memasuki injury time babak pertama. Sayangnya, itu satu-satunya gol di laga tersebut.
Alhasil, Barcelona mengalami kekalahan ketiga di liga musim ini. Dari delapan laga, mereka hanya menuai tiga kemenangan dan dua seri.
Dengan begitu, dari delapan laga hanya sebelas poin yang bisa diraih klub Katalan itu dari 24 angka yang tersedia.
Dikalahkan Atletico Madrid, Barcelona Ulangi Awal Buruk Musim 1991/1992
Statistik itu mengulangi start terburuk Barcelona dalam 25 tahun terakhir menyamai musim 1995/1996. Pada musim tersebut, Blaugrana gagal juara dan finis di peringkat ketiga di bawah Atletico Madrid yang meraih singgasana, dan Valencia di urutan kedua.
Real Madrid Dipaksa Imbang di Markas Villarreal
Pelatih Barcelona Ronald Koeman sadar statistik tersebut tidaklah bagus. Apalagi, dia ditargetkan kembali membawa Lionel Messi dan kolega meraih titel La Liga.
“Seperti pelatih mana pun, saya bertanggung jawab,” tutur Koeman, usai pertandingan, dikutip Marca.
“Kami tahu harus meningkatkan hasil dan kami harus mempercayai para pemain yang saya miliki. Kami harus meningkatkan serangan dan pertahanan. Kami tahu harus terus memenangkan pertandingan,” ucapnya.
Meneer Belanda itu mengungkapkan frustrasinya karena timnya kebobolan karena kesalahan sendiri.
"Kami bermain bagus di babak pertama, tetapi tim seperti Barcelona tidak bisa kebobolan di menit ke-47 seperti yang kami lakukan," kata Koeman.
"Para pemain bekerja dengan baik, tetapi kami menginginkan hasil yang lebih baik. Pada prinsipnya kami telah melakukan yang terbaik,” ujarnya.
Editor: Abdul Haris