Baru 9 Hari Melatih, Sporting Lisbon Pecat Sinisa Mihajlovic
LISBON, iNews.id - Malang benar nasib Sinisa Mihajlovic. Baru 9 hari menangani klub besar Portugal Sporting Lisbon, pelatih berkebangsaan Serbia itu harus menerima dipecat dari jabatannya. Keputusan pria yang akrab disapa Miha itu memindahkan lokasi pemusatan latihan pramusim, ditengarai menjadi penyebab.
Mihajlovic ditunjuk sebagai pelatih anyar Leoes, Senin (18/6/2018) waktu setempat. Mantan pembesut Fiorentina dan AC Milan itu menggantikan Jorge Jesus dan mendapatkan kontrak berdurasi 3 tahun.
Namun keputusan Mihajlovic mengubah lokasi pemusatan latihan pramusim ternyata merugikan klub. Presiden baru Sporting Sousa Cintra mengakui keputusan tersebut menjadi alasan dirinya mendepak pria 49 tahun itu.
“Yang pertama Mihajlovic lakukan adalah memindahkan lokasi pramusim tim. Sejujurnya perubahan ini membuat Sporting kehilangan dana sebesar 300.000 euro (Rp4,9 miliar),” ujar Sousa dilansir ESPN.
“Oleh sebab itu, mengingat dia masih dalam masa percobaan, Sporting memutuskan menghentikan kontrak sang pelatih dan menyebabkannya keluar dari rencana kami musim mendatang. Kami akan segera mencari pelatih anyar, yang akan diperkenalkan Senin mendatang,” katanya.
Sousa pun mengungkapkan beberapa kriteria yang harus dipenuhi sosok pelatih anyar juara Liga Portugal 18 kali itu. Dia pun menjanjikan perubahan ini tak akan mengurangi kekuatan Si Singa.
“Kami akan mencari pelatih energik yang bisa menambahkan ambisi ke Sporting, dan semangat bertarung. Jika ada yang beranggapan Sporting melemah karena hal ini mereka salah. Klub akan mempersembahkan tim yang mampu bersaing menjadi juara,” tuturnya.
Meski beralasan seperti itu, pemecatan Mihajlovic disinyalir kental unsur politik. Pria yang semasa bermain dikenal piawai mengeksekusi bola mati itu merupakan pilihan presiden klub sebelumnya, Bruno de Carvalho.
Namun, setelah lima tahun memimpin Sporting, De Carvalho dilengserkan, setelah 71 persen suara dewan direksi klub memintanya mundur. Pemecatan Mihajlovic membuat kekisruhan di manajemen klub semakin kental.
Sebelumnya, 6 pemain Sporting memutuskan keluar dari tim setelah diserang sejumlah pendukung yang marah. Antara para fans, pemain serta De Carvalho memang sempat terjadi ketegangan yang akhirnya berakibat pada penyerangan tersebut.
Editor: Haryo Jati Waseso