Belum Tuntas! Ruben Amorim Ungkap Masalah Terbesar AC Milan usai Kalahkan Inter
MILAN, iNews.id – Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, mengungkap masalah terbesar timnya meski berhasil mengalahkan Inter Milan. Dia menilai Rossoneri masih kesulitan mempertahankan tekanan di sekitar kotak penalti lawan untuk menciptakan lebih banyak peluang.
Amorim menyampaikan evaluasi tersebut menjelang pertandingan melawan Ferencvaros pada laga keempat Liga Europa 2026-2027, Jumat (6/11/2026) dini hari WIB. Kemenangan atas Inter meningkatkan kepercayaan diri AC Milan, tetapi belum membuatnya puas.
AC Milan saat ini menempati posisi kelima klasemen Liga Italia dengan hanya satu kekalahan dalam 10 pertandingan. Namun, performa mereka di Liga Europa belum konsisten setelah mencatat satu kemenangan dan dua kekalahan.
"Kami sudah memiliki identitas. Kami ingin mendominasi pertandingan. Terkadang kami mampu melakukannya, terkadang tidak. Namun, dalam sebagian besar pertandingan, kami berusaha bermain sangat positif," kata Amorim dalam konferensi pers, Rabu (4/11/2026), dikutip dari Football Italia.
Menurut Amorim, AC Milan masih kesulitan menguasai bola dalam waktu lama di sepertiga akhir lapangan. Kondisi tersebut membuat timnya belum maksimal menciptakan peluang meski mampu mengendalikan permainan.
"Kami jelas masih kekurangan kemampuan untuk menekan lawan hingga mendekati kotak penalti mereka dan mempertahankan bola di sana untuk menciptakan lebih banyak peluang. Itulah masalah terbesar kami," ujarnya.
Amorim menegaskan kemenangan atas Inter bukan alasan untuk berpuas diri. Dia ingin para pemain terus meningkatkan kualitas permainan, terutama dalam membangun serangan dan menjaga konsistensi sepanjang pertandingan.
"Kalian selalu bertanya kapan kami mencapai puncak. Bahkan jika kami memenangkan setiap pertandingan, kami tidak akan pernah merasa sudah mencapai puncak. Kami harus terus berkembang," katanya.
Pelatih asal Portugal tersebut melihat perkembangan positif dalam permainan AC Milan. Timnya mulai mampu mengontrol pertandingan lebih lama, tetapi masih membutuhkan peningkatan saat memasuki area pertahanan lawan.
Amorim juga menyoroti keberhasilan AC Milan meredam serangan Inter. Menurut dia, disiplin posisi dan penguasaan bola membantu timnya membatasi ancaman umpan silang Federico Dimarco kepada Francesco Pio Esposito dan Marcus Thuram.
Dia turut memberikan pujian kepada bek Koni De Winter yang tampil impresif. Namun, Amorim mengingatkan para pemain agar tidak memberikan terlalu banyak kesempatan kepada lawan untuk mengirimkan umpan silang berbahaya.
"Kami bertahan dengan baik ketika menguasai bola, dan saat kehilangan bola kami lebih agresif. Kami harus melakukan hal yang sama saat melawan Ferencvaros," tuturnya.
AC Milan masih memiliki dua pertandingan sebelum jeda internasional. Setelah menjamu Ferencvaros di Liga Europa, Rossoneri dijadwalkan menghadapi Genoa pada lanjutan Liga Italia, Minggu (8/11/2026).
Editor: Abdul Haris