Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Persib Gagal Juara Piala Presiden 2026, Igor Tolic Kirim Pesan Menyentuh untuk Bobotoh
Advertisement . Scroll to see content

Berani Ambil Keputusan, Berani Hadapi Tantangan: Piala Presiden 2026 Berbuah Kesuksesan

Sabtu, 08 Agustus 2026 - 11:03:00 WIB
Berani Ambil Keputusan, Berani Hadapi Tantangan: Piala Presiden 2026 Berbuah Kesuksesan
Piala Presiden 2026 sukses digelar dengan Persebaya Surabaya keluar sebagai juara. (Foto: Panitia Piala Presiden 2026)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Piala Presiden 2026 selesai digelar, ditandai dengan Persebaya Surabaya menjadi juara baru. Kesuksesan ajang pramusim bergengsi di Indonesia tersebut menjadi bukti krusial dalam pengambilan keputusan cepat untuk menjawab tantangan yang menerpa dalam penyelenggaraan.

Persebaya menjadi juara usai mengalahkan Persib Bandung dalam drama adu penalti dengan skor 1-1 (6-5). Laga tersebut berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Kamis (6/8/2026).

Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026 Maruarar Sirait mengakui bahwa Piala Presiden 2026 memang tidak sempurna, tetapi panitia sudah bekerja semaksimal mungkin untuk menyukseskan gelaran tersebut. Tentunya dengan komitmen menghadirkan laga berkualitas dan pesta rakyat.

"Ya, terima kasih buat Bapak Presiden Prabowo Subianto. Kalau ada sisi kekurangan, saya memohon maaf, tentu tidak adanya sempurna. Akan tetapi, dari tiga bulan ini kami sudah berusaha yang terbaik untuk sepak bola Indonesia," kata Maruarar Sirait.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir juga turut memberikan apresiasi atas kesuksesan Piala Presiden 2026. Ajang pra-musim tersebut menjadi tontonan yang menghibur menjelang Super League 2026-2027.

Piala Presiden 2026 diikuti lima klub Indonesia yakni Persib, Persija Jakarta, Persebaya, Arema FC, dan PSMS Medan. Sementara itu ada juga klub undangan yang beraksi, yakni Port FC (Thailand), Tampines Rovers (Singapura), dan DPMM FC (Brunei Darussalam).

"Saya ngucapin terima kasih dulu kepada Pak Ara, panitia, dan Bapak Presiden Prabowo Subianto. Ini sudah Piala Presiden yang ke-delapan, dan saya juga menarik sekali banyak klub legendaris yang join di Piala Presiden ini. Mudah-mudahan ini jadi turnamen yang menyejukkan untuk sebelum awal Liga," kata Erick Thohir.

Berani Ambil Keputusan, Berani Hadapi Tantangan

Piala Presiden 2026 memang berlangsung singkat karena hanya 13 hari penyelenggaraan yakni dari 25 Juli-6 Agustus 2026. Namun, durasi singkat tersebut bukan berarti penyelenggaraan berjalan mulus tanpa ada kendala apapun, malah sempat tantangan dengan keputusan menggelar laga semifinal dan final di Bali, tanpa penonton.

Mengutip dari perkataan politikus ternama Indonesia, Dahlan Iskan "Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata". Panitia Piala Presiden begitu totalitas untuk menyukseskan ajang tersebut dengan pengambilan keputusan secara terukur.

Keputusan laga semifinal dan final digelar tanpa penonton di Bali, untuk mempertimbangkan segi keamanan dan keselamatan suporter. Hal tersebut dikarenakan masih adanya rivalitas yang kurang sehat antar suporter.

Laga semifinal dan final berlangsung lancar. Dalam laga semifinal, Persib bersua Persija yang berkesudahan dengan skor 2-1, sedangkan itu Persebaya mengalahkan Arema FC dengan skor 1-0

"Saya kira, nomor satu, tentu saja kita memikirkan dari segi keamanan. Bagi kami di kepanitiaan, nomor satu adalah keselamatan. Keselamatan penonton, keselamatan suporter," Ketua Organizing Committee Piala Presiden 2026, Tsamara Amany.

Tanpa kehadiran suporter dalam laga sepak bola memang seperti sayur asam tanpa garam. Namun, laga semifinal dan final menyajikan duel berkualitas yang menghibur para suporter meskipun menonton dari layar kaca.

Rekor pun tercipta dari laga final Persib melawan Persebaya karena menjadi program tv nomor satu sepanjang 2026. Hal tersebut dengan mencetak share tertinggi, tv rating mencapai 8.9 persen, sedangkan share 45,3 persen.

Tantangan Piala Presiden 2026 bukan hanya keputusan menggelar laga tanpa penonton, tetapi jadwal pertandingan pun sempat menjadi sorotan. Pelatih Persib Igor Tolic sempat memberikan kritik terhadap padatnya jadwal penyelenggaraan.

Dia menilai laga semifinal menuju final digelar dalam waktu kurang dari 72 jam sesuai anjuran kebijakan FIFA. Wakil Ketua Bidang Kompetisi Piala Presiden, Risha Adi Widjaya memberikan penjelasan bahwa penjadwalan Piala Presiden 2026 sudah mendapatkan restu dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang tertuang dalam surat pemberitahuan AFC bernomor AFC/IDN/T2/7612-2026. 

Persetujuan resmi AFC menjadi bukti bahwa penyelenggaraan Piala Presiden 2026 telah memenuhi standar kompetisi internasional. Sebagai turnamen kategori Tier 2 AFC, seluruh aspek penyelenggaraan, mulai dari penjadwalan pertandingan hingga administrasi kompetisi, mengikuti ketentuan yang berlaku di tingkat Asia.

"Kami sangat menghargai persetujuan AFC yang memungkinkan kami menyelenggarakan pertandingan-pertandingan puncak ini sesuai jadwal yang telah dirancang. Transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi internasional merupakan prioritas utama kami," katanya.

Piala Presiden 2025 Berbuah Kesuksesan

Piala Presiden 2026 sukses digelar dengan Persebaya Surabaya keluar sebagai juara. (Foto: Cikal Bintang)
Piala Presiden 2026 sukses digelar dengan Persebaya Surabaya keluar sebagai juara. (Foto: Cikal Bintang)

Piala Presiden 2026 juga berani dalam pengambilan keputusan menaikkan hadiah. Kenaikan hadiah tersebut sebagai bentuk apresiasi untuk tim-tim yang berjuang untuk berprestasi.

Hadiah utama Piala Presiden 2026 meningkat dari Rp6 miliar menjadi Rp8 miliar. Sementara itu, tiga posisi lainnya juga mendapatkan tambahan hadiah senilai Rp 500 juta, runner-up yang sebelumnya menerima Rp3 miliar akan memperoleh Rp3,5 miliar, sedangkan peringkat ketiga mendapat Rp2,5 miliar dan peringkat keempat menerima Rp1,5 miliar.

Piala Presiden 2026 pun menegaskan sebagai hiburan rakyat dengan turut melibatkan UMKM. Dalam fase Grup B di Surabaya, melibatkan 80 UMKM dan ada 50-60 UMKM digandeng dalam fase Grup A di Bandung.

Sementara itu, ada 25 UMKM turut dilibatkan dalam semifinal dan final di Bali. Kehadiran UMKM untuk memanjakan tamu undangan meskipun tanpa kehadiran penonton.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut