Bertemu di Masjid, Kante dan Fans Arsenal Habiskan Waktu Bersama
LONDON, iNews.id – Gelandang Chelsea dan Tim Nasional Prancis N’Golo Kante terkenal sebagai pesepak bola yang ramah terhadap para penggemarnya. Tak hanya penggemar The Blues atau Les Bleus, Kante juga murah hati kepada fans Arsenal.
Beberapa jam usai memperkuat Chelsea bentrok Cardiff City pada pekan kelima Premier League, Sabtu (15/9/2018) siang waktu setempat, Kante berniat pergi ke Paris menggunakan kereta Eurostar dari Stasiun Pancras.
Sialnya, pemain 27 tahun itu ketinggalan kereta. Tak ingin larut dalam kekecewaan, Kante pergi ke sebuah Masjid di daerah Kings Cross. Di sana, dia bertemu fans Arsenal bernama Badlur Rahman Jalil. Setelah beribadah bersama, Jalil mengundang Kante untuk mampir ke rumahnya. Tanpa gengsi, mantan pemain Leicester City itu menerima tawaran tersebut.
“Saya bersama seorang saudara pergi ke masjid pada Sabtu malam untuk beribadah. Di sana saya bertemu Kante dan mengajaknya ibadah bersama. Sebuah ajaran Islam untuk mengundang tamu ke rumah Anda untuk makan malam. Untuk itu saya mengajaknya,” kata Jalil, pria 31 tahun, kepada BBC Sport.
Momen kebersamaan Jalil dengan Kante diabadikan dalam akun Twitter-nya @Jahrul999. Selama di rumahnya, Kante dan Jalil bermain video game FIFA, kemudian menonton acara Match of the Day BBC. Selain itu, Kante juga menyempatkan diri untuk menyantap kari ayam.
“Kante sedang menjalani diet protein jadi kami makan kari ayam. Dia bahkan minum secangkir teh. Dia juga mengalahkan kami semua saat bermain video game FIFA. Ini malam yang sangat menyenangkan,” ungkap Jalil.
Nama Kante sebagai pesepak bola mulai bersinar ketika berhasil membawa Leicester juara Premier League 2015/2016. Kesuksesan tersebut membuat Chelsea memboyongnya ke Stamford Bridge semusim kemudian dengan biaya 32 juta poundsterling (Rp628 miliar).
Hebatnya, pada musim perdananya dia langsung membawa The Blues merengkuh titel Premier League. Terbaru, di level timnas, Kante juga berhasil mengantarkan Prancis juara Piala Dunia 2018.
Editor: Achmad Syukron Fadillah