Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jose Mourinho Kandidat Pelatih Timnas Portugal usai Piala Dunia 2026
Advertisement . Scroll to see content

Bola Sudah Lewat Garis, Cristiano Ronaldo Ngamuk Golnya Tak Dianggap

Minggu, 28 Maret 2021 - 07:16:00 WIB
Bola Sudah Lewat Garis, Cristiano Ronaldo Ngamuk Golnya Tak Dianggap
Kapten Timnas Portugal Cristiano Ronaldo (kiri) protes kepada hakim garis karena golnya ke gawang Serbia tak dianggap, Minggu (28/3/2021) dini hari WIB. (Foto: Guardian)
Advertisement . Scroll to see content

BELGRADE, iNews.id - Absennya sejumlah teknologi membuat Timnas Portugal gagal menang. Hal itu pun membuat Cristiano Ronaldo marah saat timnya menghadapi Serbia pada matchday kedua Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa di Stadion Rajko Mitic, Minggu (28/3/2021) dini hari WIB.

Portugal sebenarnya sudah memulai laga dengan sangat baik dan memimpin dua gol di babak pertama. Diogo Jota membawa mereka unggul berkat gol pada menit ke-11 dan 36.

Namun, Serbia bisa menyamakan kedudukan lewat Aleksandar Mitrovic (46) dan Filip Kostic (60). Ronaldo kemudian mampu memasukkan bola ke gawang Serbia pada masa injury time, tepatnya di menit 90+3.

Gol kapten Portugal Cristiano Ronaldo tak dianggap meski bola sudah melewati garis gawang Serbia pada Kualifiaksi Piala Dunia 2022 zona Eropa, Minggu (28/3/2021) dini hari WIB. (Foto: Twitter Sky Sports)
Gol kapten Portugal Cristiano Ronaldo tak dianggap meski bola sudah melewati garis gawang Serbia pada Kualifiaksi Piala Dunia 2022 zona Eropa, Minggu (28/3/2021) dini hari WIB. (Foto: Twitter Sky Sports)

Namun anehnya, gol CR7 itu tak dianggap masuk, karena wasit tak melihatnya. Lebih parahnya lagi, tidak ada teknologi garis gawang dan juga Video Assistant Referee (VAR) di laga kualifikasi Piala Dunia 2022.

Hal itu pun membuat klaim Ronaldo mencetak gol sulit dibuktikan. Padahal, rekaman kamera menunjukkan  bola sudah melewati garis gawang, meski bek Serbia berusaha membuang bola.

Hal itu membuat Ronaldo marah dan melayangkan protes kepada wasit. Tetapi, dia malah mendapatkan kartu kuning. Saking emosinya, dia langsung merobek ban kapten miliknya dan membuangnya.

Tentunya reaksi Ronaldo itu memantik berbagai macam komentar. Namun, Ronaldo mengaku frustrasi harus menghadapi laga semacam itu, di mana timnya seharusnya bisa menang.

“Menjadi kapten untuk Timnas Portugal merupakan salah satu kehermoatan terbesar dalam hidup. Saya selalu mengerahkan segalanya untuk negara, dan hal itu tidak akan berubah,” kata Ronaldo di akun Instagram miliknya.

“Namun, terkadang ada waktu yang sulit untuk dihadapi. Terutama saat kami merasa seluruh negara disakiti. Kami akan bangkit dan mengadapi tantangan berikutnya,” ujarnya.

Selanjutnya, Portugal bakal bertemu Luxemburg, Rabu (31/3/2021) dini hari WIB. Pertandingan ini bakal menjadi yang terakhir dalam jeda internasional kali ini, sebelum menghadapi Euro 2020, Juni mendatang.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut