Borneo FC Bangun Tim dari Nol, Mauro Jeronimo Tanamkan Mental Pantang Menyerah
SAMARINDA, iNews.id –Borneo FC Samarinda memulai era baru bersama Mauro Jeronimo dengan membangun kembali tim dari nol untuk menghadapi kompetisi musim 2026-2027.
Persiapan Pesut Etam dimulai melalui latihan perdana di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, sejak Senin (20/7/2026). Sesi tersebut menjadi pertemuan pertama seluruh pemain setelah menikmati libur kompetisi selama dua bulan.
Latihan perdana juga menandai dimulainya kepemimpinan Mauro sebagai pelatih baru Borneo FC. Pelatih asal Portugal itu akan bekerja bersama sejumlah pemain dan anggota staf kepelatihan anyar yang didatangkan untuk musim baru.
Mauro menilai tahap awal persiapan tim berjalan sesuai rencana. Dia puas melihat para pemain kembali berlatih dengan motivasi dan semangat tinggi.
“Sejauh ini semuanya aman dan berjalan lancar. Saya senang melihat kondisi di sini. Setelah libur dua bulan, para pemain kembali dengan motivasi dan semangat baru. Jelas, sekarang kami punya banyak pemain baru dan staf baru,” kata Mauro Jeronimo dikutip dari situs resmi I.League, Kamis (23/7/2026).
Perubahan besar dalam komposisi pemain dan staf membuat Borneo FC harus membangun kembali fondasi tim. Mauro menyadari proses tersebut membutuhkan waktu, tetapi antusiasme para pemain membuat dia optimistis.
“Bisa dibilang, kami harus membangun tim ini lagi dari nol. Tapi saya senang melihat mereka datang dengan antusiasme tinggi. Buat saya, itu yang paling penting,” tutur pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.
Mauro tidak hanya mengejar kualitas teknik dan penerapan strategi. Dia ingin Borneo FC memiliki karakter permainan kuat, semangat tinggi, dan mentalitas bertanding yang mampu menghibur para pendukung.
“Sepak bola itu soal passion dan antusiasme. Itulah yang akan saya coba tanamkan ke para pemain dan staf membangun tim yang bermain dengan penuh semangat, punya mentalitas yang bagus, sehingga para fans bisa datang ke stadion dan menikmati pertandingan,” ujar Mauro.
Pelatih asal Portugal tersebut ingin Pesut Etam tampil kompetitif sepanjang musim. Setiap pemain diminta menunjukkan perjuangan maksimal dalam seluruh pertandingan demi mendapatkan kemenangan.
“Kami ingin jadi tim kompetitif yang selalu berjuang habis-habisan di setiap laga demi meraih kemenangan,” tegasnya.
Mauro langsung menerapkan program latihan untuk membentuk fondasi permainan Borneo FC sejak hari pertama. Program pramusim tidak hanya berfokus mengembalikan kebugaran pemain setelah libur panjang.
Empat aspek utama menjadi perhatian tim pelatih, yakni taktik, teknik, fisik, dan mental. Seluruh elemen tersebut akan dikembangkan secara bertahap agar peningkatan pemain berjalan seimbang.
“Di latihan perdana, seperti biasa dalam sepak bola ada empat aspek yang harus diasah yakni taktik, teknik, fisik, dan mental,” ungkap Mauro.
Proses pembentukan tim akan terus dilakukan selama masa pramusim. Mauro berharap perkembangan para pemain terlihat setiap hari hingga Borneo FC benar-benar siap menghadapi kompetisi musim 2026-2027.
“Sejak hari pertama, kami mulai mengintegrasikan hal-hal tersebut secara bertahap. Jadi, para pemain bisa berkembang dari hari ke hari, dan minggu ke minggu,” pungkasnya.
Editor: Abdul Haris