JAKARTA, iNews.id – Laga Borneo FC vs Persija Jakarta pada pekan pertama Super League 2026-2027 tengah menjadi sorotan setelah muncul kabar pertandingan berpotensi dipindahkan ke Jakarta akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan.
Duel yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri Samarinda pada 4 September 2026 itu dikabarkan berpeluang mengalami perubahan venue. Salah satu opsi yang mencuat adalah pertandingan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Mauro Zijlstra Punya 2 Misi Besar bersama Arema FC, Sulit Didapat di Persija
Kabar perubahan lokasi pertandingan muncul setelah sejumlah wilayah Kalimantan terdampak karhutla. Asap dari kebakaran lahan membuat kualitas udara menurun dan menimbulkan kekhawatiran terhadap aktivitas masyarakat, termasuk agenda olahraga.
Namun, sampai saat ini belum ada keputusan resmi terkait pemindahan laga Borneo FC melawan Persija. Kepastian venue masih menunggu keputusan dari operator kompetisi dan pihak terkait.
Pramono Undang Anies Nonton Persija di JIS: Legacy Mas Anies Sekarang Bisa Dinikmati
Ketua Umum The Jakmania Muhammad Aditya Putra turut merespons kabar tersebut. Dia mengaku belum mendapatkan informasi resmi mengenai rencana pertandingan Borneo FC kontra Persija digelar di Jakarta.
"Belum ada informasi," ujar Aditya Putra.
Persija Kalahkan Chiangrai United, Shin Tae-yong Soroti Perubahan Besar
Belum adanya informasi tersebut membuat The Jakmania masih menunggu keputusan resmi dari pihak penyelenggara. Mereka belum bisa memastikan apakah laga pekan pertama Super League itu akan tetap berlangsung di Samarinda atau berpindah lokasi.
Persija Siapkan Duel Besar Lawan Persib
Jika benar mengalami perubahan venue, laga Borneo FC vs Persija akan menjadi salah satu penyesuaian awal dalam perjalanan Super League 2026-2027.
Gabung Persija, Alexander Jeremejeff Bicara 4 Mata dengan Shin Tae-yong
Persija sendiri memiliki agenda besar setelah pertandingan tersebut. Pada pekan kedua, Macan Kemayoran dijadwalkan menjamu Persib Bandung dalam pertandingan yang menjadi salah satu laga paling dinantikan di sepak bola Indonesia.
Pertandingan Persija kontra Persib direncanakan berlangsung di SUGBK, Jakarta, pada 12 September 2026. Karena itu, kondisi keamanan dan situasi Jakarta menjadi perhatian penting agar seluruh pertandingan berjalan lancar.
Aditya Putra juga memberikan tanggapan terkait aksi demonstrasi yang terjadi di Jakarta. Dia menghormati penyampaian aspirasi masyarakat dan berharap seluruh pihak tetap menjaga situasi ibu kota.
"Yang pasti saya menghormati setiap teman-teman yang demo di Jakarta. Semoga teman-teman yang demo juga selalu menjaga kota Jakarta," katanya.
Dia berharap aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan baik serta Jakarta tetap berada dalam kondisi aman dan kondusif.
"Insyaallah harapan-harapan dari mereka bisa terkabulkan, serta Indonesia dan Jakarta bisa lebih kondusif," tambahnya.
Sementara itu, Persija terus melakukan persiapan menghadapi kompetisi Super League 2026-2027. Klub ibu kota masih menunggu kepastian resmi mengenai seluruh agenda pertandingan musim baru.
Laga Borneo FC vs Persija kini menjadi perhatian karena berpotensi mengalami perubahan akibat faktor eksternal, yakni kondisi karhutla di Kalimantan. Keputusan akhir terkait venue pertandingan akan ditentukan setelah melalui evaluasi dari pihak terkait.
Editor: Abdul Haris