Brasil Juara Copa America 2019, Tite: Messi Harus Hormati Kami

Reynaldi Hermawan ยท Senin, 08 Juli 2019 - 12:13 WIB
Brasil Juara Copa America 2019, Tite: Messi Harus Hormati Kami

Tite (Foto: AFP)

MARACANA, iNews.id – Timnas nasional Brasil baru saja meraih titel Copa America 2019 usai menang 3-1 atas Peru pada final di Estadio do Maracana, Senin (8/7/2019) dini hari WIB. Usai laga, pelatih Tim Samba Tite meminta kapten Argentina Lionel Messi berlapang dada melihat prestasi Brasil. 
 
Sebelumnya, Messi menilai ada korupsi yang dilakukan penyelenggara Copa America yakni Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL). Pemain terbaik dunia lima kali itu menilai badan tersebut melakukan kecurangan sekaligus mengatur Brasil menjadi juara pada ajang tersebut. 
 
Ungkapan itu keluar dari mulut Messi usai dirinya mendapat kartu merah saat timnya menang 2-1 atas Cile pada perebutan peringkat ketiga Copa America di Arena Corinthians, Minggu (7/7/2019) dini hari WIB. 
 
Pemain terbaik dunia lima kali itu diusir keluar lapangan pada menit ke-37 usai berselisih dengan kapten Cile Gary Medel yang juga mendapat kartu merah. Usai pertandingan, Messi meluapkan kekesalannya saat diwawancarai awak media di mixed zone
 
Dilansir AS, dia mengatakan Copa America tak berjalan secara fair karena La Albiceleste banyak dirugikan wasit. Amarah Messi sebenarnya sudah tersulut sejak Argentina disingkirkan Brasil 0-2 pada semifinal, Rabu (3/7/2019). Pemain 32 tahun itu menilai, pada laga tersebut banyak keputusan wasit yang berat sebelah menguntungkan tuan rumah.  
 
Menyikapi hal tersebut, Tite meminta Messi untuk bersabar dan tidak mengeluarkan komentar sembrono. Juru taktik 58 tahun itu memastikan, kalau prestasi Brasil didapat murni karena kerja keras Dani Alves dan kolega. 
 
“Messi pemain yang luar biasa. Dia makhluk luar angkasa. Dengan kata lain, dia harus memiliki lebih banyak rasa hormat dengan kemenangan kami. Dia juga harus memahami dan menerima ketika kalah,” kata Tite dilansir Globoesporte
 
“Kami juga terkadang mendapat kesulitan, termasuk Piala Dunia. Jadi berhati-hatilah. Saya merespons secara langsung. Kami bermain bersih melawan Argentina sepanjang pertandingan. Mungkin ucapannya merupakan bentuk kekesalan usai dikartu merah lawan Cile. Dia tidak pantas mendapatkannya. Medel yang pantas,” ujarnya. 
 
Pada laga tadi, tiga gol kemenangan Brasil dicetak Everton pada menit ke-15, Gabriel Jesus (45) dan penalti Richarlison (90). Sementara Peru sempat menyamakan kedudukan berkat torehan kapten Paolo Guerrero (44) dari titik putih. 
 
Bagi Tim Samba, itu merupakan gelar Copa America ke-9 sepanjang sejarah setelah 1919, 1922, 1949, 1989, 1997, 1999, 2004 dan 2007. Namun, jumlah koleksi Brasil masih kalah dari Argentina (14) dan Uruguay (15). 

Editor : Abdul Haris