Calvin Verdonk Dapat Tawaran Menggiurkan dari Klub Elite Prancis
PARIS, iNews.id – Bek kiri Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, kini resmi masuk radar klub elite Ligue 1, LOSC Lille. Raksasa Prancis itu kabarnya telah mengajukan tawaran senilai €3 juta (sekitar Rp57 miliar) untuk memboyong pemain NEC Nijmegen tersebut di akhir bursa transfer musim panas 2025.
Kabar panas ini tak hanya menghiasi media lokal, tapi juga menjadi sorotan besar di Eropa. Dua media ternama, ESPN dan Voetball Primeur, memberitakan bahwa Lille serius ingin mendatangkan Verdonk sebagai pengganti Gabriel Gudmundsson yang baru hengkang ke Leeds United.
"NEC kemungkinan akan kehilangan Calvin Verdonk ke LOSC Lille pada penutupan bursa transfer. Klub Prancis peringkat kelima musim lalu itu bersedia membayar €3 juta untuk pemain kidal Nijmegen tersebut, sumber mengonfirmasi kepada ESPN. Klub Prancis tersebut mengajukan tawaran mereka untuk Verdonk pada Selasa malam," tulis ESPN.
Sejak kembali memperkuat NEC pada musim 2021/2022, Verdonk telah menjadi salah satu pilar andalan di sektor pertahanan. Dengan 164 penampilan, 8 gol, dan 9 assist, pemain berusia 28 tahun itu tak hanya tangguh di lini belakang, tetapi juga aktif membantu serangan.
Meski telah memperpanjang kontraknya hingga 2028, NEC kabarnya siap melepas Verdonk asalkan tawaran Lille memenuhi nilai yang telah disepakati sebelumnya.
Langkah Lille mengincar Verdonk bukan tanpa alasan. Mereka dikenal aktif merekrut pemain dari Eredivisie dan membutuhkan pengganti sepadan setelah Gudmundsson hengkang ke Inggris.
Jika transfer ini terealisasi, NEC harus segera bergerak cepat. Dua nama yang masuk daftar incaran sebagai pengganti Verdonk adalah Jenson Seelt dan Karim Sow.
Menariknya, NEC sudah melepas dua pemain lain di musim panas ini dan tengah menikmati arus pemasukan dari hasil jual-beli pemain.
Kepindahan Calvin Verdonk ke Liga Prancis akan menjadi langkah besar dalam kariernya, sekaligus memperkuat reputasi pemain Indonesia di kancah Eropa. Saat ini, Verdonk telah mencatatkan 10 caps bersama Timnas Garuda, dan peluang bermain di Ligue 1 akan semakin mematangkan kualitasnya.
Editor: Reynaldi Hermawan