Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Barcelona Siaga Satu, Raphinha Didekati 3 Klub Arab Saudi Musim Panas Ini
Advertisement . Scroll to see content

Carles Puyol: Tendangan Roberto Carlos Hampir Bikin Kepala Saya Copot

Selasa, 09 Juni 2020 - 06:30:00 WIB
Carles Puyol: Tendangan Roberto Carlos Hampir Bikin Kepala Saya Copot
Bek legendaris Barcelona Carles Puyol (kiri) mengenang aksinya menghalangi tendangan defender Real Madrid Roberto Carlos dengan kepala. (Foto: AS)
Advertisement . Scroll to see content

BARCELONA, iNews.id – Legendaris Barcelona Carles Puyol sudah melakoni 31 duel El Clasico kontra Real Madrid di berbagai ajang. Namun salah satu yang paling diingatnya yakni pada 25 April 2004.

Saat itu Blaugrana berhasil memetik kemenangan 2-1 di Santiago Bernabeu pada La Liga. Selain kemenangan melawan musuh bebuyutan, laga tersebut terasa spesial bagi Puyol karena mampu melakukan penyelamatan gemilang.

Di satu momen, gelandang Madrid Zinedine Zidane melepaskan tembakan yang ditepis Victor Valdes. Bola muntah disambar Raul Gonzalez namun kembali diantisipasi sang kiper.

Setelahnya giliran Roberto Carlos yang mencoba peruntungan. Mantan bek kiri Timnas Brasil yang terkenal punya tendangan geledek itu melepaskan tembakan dari jarak dekat.

Puyol yang sadar Valdes mati langkah berdiri di garis gawang untuk menghalau bola menggunakan kepala.

Gawang Barcelona akhirnya selamat dari ancaman. Ronaldinho yang kagum melihat penyelamatan tersebut langsung berlari dan memeluknya sembari memberikan ucapan selamat. Momen itu dia bagikan di Instagram.

“Hari ini saya menemukan video ini. Saya belum pernah melihat permainan dari perspektif ini sebelumnya. Roberto, Anda hampir membuat copot kepala saya,” tulis Puyol di caption diiringi emotikon tertawa.

Puyol memang terkenal sebagai bek yang punya dedikasi tinggi. Ini bukan satu-satunya aksi heroik yang pernah dilakukannya. Dia pernah melakukan penyelamatan menggunakan dada ketika sudah berhadapan satu lawan satu dengan striker Lokomotiv Moscow James Obiorah.

Dia satu-satunya yang berada di jantung pertahanan saat itu lantaran kiper Barcelona Roberto Bonano dan bek lainnya sudah berhasil dikelabui. Duel tersebut terjadi di Liga Champions 2002.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut