Cerita Paul Pogba Dimarahi Sir Alex Ferguson di Hari Pertama Latihan bersama MU
MANCHESTER, iNews.id – Paul Pogba menceritakan momen dirinya dimarahi Sir Alex Ferguson di hari pertama latihan bersama Manchester United (MU).
Momen tersebut terjadi saat Pogba pertama kali dipanggil ke skuad utama MU ketika masih berstatus pemain muda. Dia mengaku melakukan kesalahan karena salah memahami lokasi pertemuan tim.
Pogba seharusnya datang ke Carrington untuk mengikuti meeting tim sebelum berangkat bersama rombongan ke Old Trafford. Namun dia justru langsung menuju stadion.
Pogba mengaku tidak mengetahui prosedur tersebut sehingga datang langsung ke Old Trafford. Akibatnya, dia terlambat pada hari pertamanya bersama tim utama.
Terharu! Paul Pogba Menangis saat Tanda Tangan Kontrak bersama AS Monaco
Cerita itu dia sampaikan dalam acara Rio Ferdinand Presents saat membahas awal kariernya di MU bersama Joshua King.
“Anda tidak akan ingat. Kami punya pertemuan di Carrington, lalu dari Carrington kami naik bus ke Old Trafford, kemudian ke hotel,” kata Pogba, dikutip dari Sport Bible.
Paul Pogba Resmi Gabung AS Monaco Setelah Sanksi Doping: Kontrak Rp35 Miliar, Nomor 8 Jadi Harapan Baru
Dia melanjutkan, “Saya tidak tahu, jadi saya langsung ke Old Trafford. Saya terlambat pada pemanggilan pertama bersama tim utama.”
Pogba juga mengaku sangat gugup dan berkeringat saat akhirnya tiba di lokasi. Dia menyebut Joshua King ikut terkena dampak situasi itu dan sempat kesal karena kesalahan terjadi di hari penting mereka.
Kecewa! Paul Pogba Blak-blakan: Juventus Tak Bantu Selama Sanksi Doping
Setelah tiba, Pogba langsung berhadapan dengan Sir Alex Ferguson. Reaksi sang pelatih legendaris sangat tegas.
“F*king hell, Pogs. Hari pertama anak ini. F*king late,” ujar Ferguson seperti ditirukan Pogba.
Paul Pogba Merapat ke AS Monaco: Tawaran Kontrak Dua Tahun untuk Kembalikan Karier Emasnya
Ucapan itu menunjukkan kekecewaan Ferguson atas keterlambatan di hari pertama latihan bersama tim utama.
Pogba mengaku momen tersebut membuatnya sadar pentingnya disiplin di level tertinggi sepak bola. Dia merasa harus segera menunjukkan performa terbaik jika mendapatkan kesempatan bermain setelah kejadian itu.
Pogba menilai pengalaman tersebut menjadi salah satu pelajaran penting dalam kariernya di MU.
Dia memahami standar tinggi yang diterapkan Ferguson terhadap setiap pemain, termasuk pemain muda.
Momen itu juga menjadi bagian dari awal perjalanan Pogba sebelum akhirnya meninggalkan MU, kembali lagi, dan menjadi salah satu transfer termahal dunia pada 2016.
Editor: Abdul Haris