Cerita Paul Pogba setelah Masuk Islam : Jiwa Saya Tenang
MANCHESTER, iNews.id - Cerita Paul Pogba setelah masuk Islam begitu menyentuh untuk didengar. Bagi bintang Manchester United (MU) itu menjadi muslim membuat jiwanya tenang.
Pogba melewati jalan panjang sebelum memutuskan jadi mualaf. Dia mengaku melakukan banyak cara untuk mencari tahu tentang Islam.
Mantan pemain Juventus itu tak ragu berdiskusi dengan orang-orang di sekitarnya yang beragama Islam. Selain itu, dia juga melakukan riset secara khsusus soal agama yang dibawa Nabi Muhammad ini.

Hasil Bulu Tangkis Tunggal Putri PON XX Papua: Jawa Barat Raih Emas usai Hajar Bali
Sebenarnya, Pogba tak asing dengan Islam. Sebab, ibundanya beragama Islam, bahkan bisa dibilang sebagai muslimah yang taat.
"Semuanya berawal dari banyaknya teman Muslim yang saya miliki. Kami selalu berbincang. Saya mempertanyakan banyak hal di dalam diri saya, lalu saya memulai melakukan riset,” ujar Pogba dalam wawancara bersama The Times Life Times, dikutip dari The Independent, Rabu (13/10/2021).
Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2022 : Vietnam Belum Raih Poin, Arab Saudi Sempurna
“Pernah sekali saya beribadah dengan rekan saya dan saya merasakan sesuatu yang berbeda," tutur Paul Pogba.
Cristiano Ronaldo Ukir Rekor Hattrick di Level Timnas: Itu Sudah DNA Saya
Setelah akhirnya memilih menjadi mualaf, Pogba melihat keindahan Islam. Dia menemukan ketenangan dalam batinnya.
Dengan begitu, pemuda 28 tahun itu pun geram jika muncul pandangan negatif dari sejumlah pihak terhadap Islam. Salah satunya adalah pandangan soal terorisme.
Cristiano Ronaldo Menggila, Portugal Bantai Luksemburg

"Saya merasa benar-benar baik. Jiwa saya amat tenang," cerita Paul Pogba yang merasa tenang usai menjadi seorang mualaf.
"Islam bukanlah citra yang dilihat semua orang, yakni terorisme. Apa yang kami dengar di media sebenarnya adalah sesuatu yang lain. Islam sesuatu yang indah," ucap mantan pemain Juventus tersebut.
Kini, Pogba terus berusaha taat menjadi seorang muslim. Dia juga mengaku lebih bisa mensyukuri kehidupannya saat ini.
“Sejak hari itu, saya terus melakukannya. Saya sholat lima waktu karena itu salah satu rukun Islam. Makna mengapa Anda melakukannya, Anda meminta maaf dan bersyukur atas semua yang Anda miliki, seperti kesehatan saya dan segalanya,” kata Pogba.

“Ini benar-benar agama yang membuka pikiran saya menjadi orang yang lebih baik. Anda lebih memikirkan tentang kehidupan setelah kematian. Hidup ini memiliki ujian,” ujarnya.
Editor: Reynaldi Hermawan