LONDON, iNews.id - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta ikut bersimpati dengan kondisi juru taktik Chelsea, Graham Potter. Karena dia merasa sudah pernah berada di posisi Potter yang dituntut untuk memberikan hasil positif.
Saat ini Chelsea harus meratapi nasib. Mereka hanya mampu mencetak satu gol saja dari 60 peluang terakhir yang didapat di Liga Inggris. Tidak ada tim Liga Inggris lainnya yang mencetak hasil lebih buruk.
Persib Bandung Ditahan Persik Kediri 1-1, Alfeandra Dewangga: Kami Harusnya Menang!
Selain itu, tim asuhan Graham Potter tersebut juga hanya bisa membuat enam gol dari 2 pertandingan Liga Inggris terakhirnya. Tim yang bermarkas di Stamford Bridge itu juga sudah gagal menang di 10 laga tandang terakhir di semua kompetisi.
Akibat rentetan hasil buruk tersebut, banyak penggemar Chelsea yang menuntut Potter untuk mundur. Padahal, dia baru ditunjuk pada musim ini, menggantikan posisi Thomas Tuchel.
Miris! Chelsea hanya Bikin 6 Gol Sejak November 2022, Paling Jelek di Liga Inggris
Mendengar kondisi Potter, Arteta merasa dapat membayangkannya. Apalagi Arteta juga mendapat banyak kritik selama dua musim, sebelum berada di puncak klasemen seperti sekarang.
“Kami adalah kolega. Kami semua tahu tekanan, tuntutan dan ketidakpastian yang ada di industri ini. Kami menghadapi kesulitan di pekerjaan, terutama saat kalah. Tetapi, kemenangan juga memberi tekanan,” kata Arteta dikutip Eurosport, Rabu (1/3/2023).
Hasil Leicester City Vs Arsenal: Gol Tunggal Martinelli Bikin Gunners Menang!
Terlebih keluarga Potter sampai mendapat surat ancaman. Arteta merasa hal tersebut sudah terlalu keterlaluan, karena keluarga dari pelatih seharusnya tak mendapat efek buruk.
“Anda tidak boleh menghancurkan hidup, hanya karena hal tersebut. Anda memiliki keluarga, teman dan yang tercinta di sekeliling. Kehidupan mereka tak boleh sampai terdampak negatif, hanya karena tidak menang di pertandingan sepak bola,” ujarnya.
Editor: Fitradian Dhimas Kurniawan
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku