Christian Pulisic Buka-bukaan soal Masa Depannya di AC Milan
MILAN, iNews.id – Christian Pulisic buka-bukaan soal masa depannya di AC Milan di tengah munculnya kabar minat dari klub Premier League dan Major League Soccer (MLS). Penyerang Timnas Amerika Serikat itu menegaskan masih bahagia bersama Rossoneri dan ingin bertahan.
Pulisic mulai kembali menemukan performa terbaik setelah beberapa kali terganggu cedera dalam beberapa bulan terakhir. Dia akhirnya mencetak gol kompetitif pertamanya pada 2026 saat Milan menang 3-0 atas Lecce di Serie A.
Gol tersebut terasa spesial karena dia melakukan kontrol pertama yang sulit sebelum menuntaskannya dengan kaki berbeda. Pulisic bahkan menilai gol itu sebagai salah satu yang terbaik sepanjang kariernya.
“Menurut saya itu salah satu gol terbaik dalam karier saya. Saya baru menyadari betapa sulitnya gol tersebut setelah melihat tayangannya kembali,” kata Pulisic, dikutip dari Football Italia.
Pulisic mengakui awal musim berjalan tidak biasa karena dia harus memulihkan kondisi lebih dulu. Dia sempat sangat ingin segera bermain, tetapi membutuhkan waktu untuk kembali ke level terbaik.
“Awal musim ini cukup aneh. Saya baru kembali dari cedera dan sangat ingin bermain, tetapi semuanya membutuhkan waktu. Saya bekerja bersama tim dan pelatih agar bisa kembali ke lapangan,” ujarnya.
Pulisic juga menyinggung proses adaptasi AC Milan terhadap sistem Ruben Amorim. Menurut dia, para pemain masih mempelajari pola permainan dan pergerakan yang diinginkan sang pelatih.
“Kami sedang mempelajari sistemnya, bagaimana dia ingin kami bermain. Saya sangat positif terhadapnya. Pertandingan terbaru kami menjadi salah satu yang terbaik, jadi kami ingin membangun dari situ,” kata Pulisic.
Dia menjelaskan Amorim meminta pemain menempati posisi tertentu ketika Milan menguasai bola. Meski ada prinsip yang harus dijalankan, para pemain tetap diberi kebebasan saat menyerang.
“Dia ingin kami menemukan posisi-posisi tertentu, terutama ketika menguasai bola, dan melakukan pergerakan khusus. Tentu kami juga diberi kebebasan dalam menyerang, tetapi ada prinsip dan posisi yang harus dijaga,” lanjutnya.
Kontrak Pulisic secara teknis akan berakhir pada penghujung musim ini. Namun, Milan memiliki opsi memperpanjang kontraknya selama satu tahun sehingga klub tidak terburu-buru memulai negosiasi baru.
Pulisic sendiri memberikan sinyal sangat kuat terkait masa depannya. Dia menegaskan bahagia di Milan dan berharap pembicaraan soal kontrak bisa berlangsung dalam waktu dekat.
“Saya sangat bahagia di Milan. Klub memberikan segalanya kepada saya dan sangat membantu saya. Saya fokus bermain, tetapi kami akan membicarakannya, semoga segera,” katanya.
“Saya benar-benar bahagia di Milan dan ingin terus berada di sini,” lanjut Pulisic.
Pulisic juga memberikan pujian kepada dua rekan setimnya, Goncalo Ramos dan Luka Modric. Menurut dia, Ramos memiliki etos kerja tinggi dan banyak membantu tim dalam bertahan.
“Bermain bersama Ramos luar biasa karena dia bekerja sangat keras dan membantu tim secara defensif. Dia tidak pernah berhenti berlari. Saya tidak khawatir tentang dia, gol-gol akan datang,” ujarnya.
Sementara untuk Modric, Pulisic menilai gelandang berusia 41 tahun itu masih menjadi contoh penting bagi seluruh pemain Milan.
“Modric memberikan contoh kepada semua orang melalui caranya mengontrol permainan. Dia berusia 41 tahun dan masih melakukan apa yang dia lakukan. Ada begitu banyak hal yang bisa kami pelajari dari pemain profesional seperti dia,” kata Pulisic.
Pulisic kini fokus menjaga performa sekaligus membantu Milan terus berkembang di bawah Amorim. Namun, pernyataannya sudah memberikan sinyal jelas soal masa depan: dia masih ingin melanjutkan karier bersama Rossoneri.
Editor: Abdul Haris