Comeback Paul Pogba Berantakan! Baru Setahun di AS Monaco Sudah Siap-Siap Angkat Kaki
MONACO, iNews.id – Paul Pogba menghadapi masa depan yang tidak pasti bersama AS Monaco setelah klub mengisyaratkan kemungkinan perpisahan hanya satu tahun setelah sang gelandang kembali bermain sepak bola.
Pogba bergabung dengan Monaco pada Juni 2025 setelah menjalani hukuman akibat kasus doping. Pemain asal Prancis tersebut menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan harapan bisa menghidupkan kembali kariernya setelah periode sulit.
Namun, perjalanan comeback Pogba tidak berjalan sesuai rencana. Masalah kebugaran membuat dia gagal memberikan kontribusi maksimal sepanjang musim 2025/2026.
Pogba hanya tampil dalam enam pertandingan Ligue 1 dengan total waktu bermain 115 menit. Dia juga tidak masuk dalam skuad Monaco untuk fase gugur Liga Champions sehingga tidak mendapatkan kesempatan tampil di kompetisi elite Eropa tersebut.
Situasi tersebut membuat manajemen Monaco mulai mempertimbangkan masa depan pemain berusia 33 tahun itu. CEO Monaco Thiago Scuro bahkan mengakui proyek bersama Pogba belum berjalan sesuai ekspektasi klub.
Thiago Scuro menyebut peluang Pogba bertahan maupun meninggalkan Monaco masih terbuka. Dia menegaskan keputusan akhir akan mempertimbangkan berbagai faktor, terutama kondisi fisik dan performa sang pemain.
"Ya, tentu saja. Mungkin dia akan pergi, mungkin dia akan bertahan. Ini adalah masalah yang sangat rumit," ujar Scuro kepada Get French Football News.
"Kami sangat menghormati dia sebagai pribadi. Ketika dia datang ke sini, dia sangat positif dan membantu para pemain muda. Tetapi kenyataannya proyek bersamanya tidak berjalan dengan baik musim lalu. Ketika kami memulainya, ekspektasi kami sangat berbeda," lanjutnya.
Selain masalah performa, Monaco juga menghadapi kebutuhan untuk mengurangi beban gaji setelah adanya pembatasan terhadap struktur pembayaran klub. Pogba menjadi salah satu pemain yang berpotensi dilepas untuk membantu kondisi finansial tim.
Monaco saat ini juga sudah memiliki pelatih baru, Filipe Luis, yang akan menangani klub pada musim 2026/2027. Scuro menyebut keputusan mengenai Pogba sepenuhnya akan berada di tangan pelatih asal Brasil tersebut.
Filipe Luis sebelumnya menyebut Pogba sebagai pemain spesial dan berencana melakukan pembicaraan langsung dengan sang gelandang sebelum menentukan masa depannya.
"Kami harus bersikap adil kepada dia: melihat persiapannya setiap pekan, melihat bagaimana perkembangan fisik dan teknisnya," kata Scuro.
"Setelah itu, keputusan akan berada di tangan pelatih apakah Filipe Luis akan memberinya waktu bermain atau tidak. Kami memiliki musim panas untuk melihat bagaimana level Paul nantinya," tambahnya.
Kini, Pogba berada dalam situasi sulit. Setelah menjadi salah satu gelandang terbaik dunia bersama Juventus dan Timnas Prancis, dia harus membuktikan kembali kemampuan fisiknya jika ingin melanjutkan karier di level tertinggi.
Keputusan Monaco pada musim panas ini akan menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan karier Pogba, apakah dia tetap bertahan untuk membuktikan diri atau kembali mencari tantangan baru.
Editor: Abdul Haris