Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hasil Lengkap Liga Italia: AS Roma Bungkam Cagliari, Donyell Malen Cetak Brace
Advertisement . Scroll to see content

Cremonese Terpuruk Lagi, Pelatih Sentil Pertahanan Emil Audero Cs

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:16:00 WIB
Cremonese Terpuruk Lagi, Pelatih Sentil Pertahanan Emil Audero Cs
Kiper Cremonese, Emil Audero Mulyadi. (Foto: IG @emil_audero)
Advertisement . Scroll to see content

BERGAMO, iNews.id – Cremonese kembali menelan hasil buruk di Liga Italia setelah takluk 1-2 dari Atalanta. Pelatih Davide Nicola langsung menyoroti masalah serius di lini pertahanan timnya.

Laga Atalanta vs Cremonese berlangsung di Gewiss Stadium, Bergamo, pada Selasa (10/2/2026) dini hari WIB dalam lanjutan Liga Italia 2025-2026.

Kekalahan tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan Cremonese. Davide Nicola mengakui performa bertahan timnya mengalami penurunan, terutama saat memasuki pertengahan musim.

Masalah utama yang disorot Nicola muncul sejak awal pertandingan. Cremonese tercatat sudah tujuh kali kebobolan pada 15 menit pertama sepanjang musim ini.

Nicola menilai situasi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Dia menegaskan Emil Audero Mulyadi dan kolega harus segera memperbaiki cara memulai pertandingan.

“Ini sesuatu yang kami sadari; saya pikir ini adalah kehati-hatian untuk tetap berada dalam permainan dan melihat apa yang terjadi. Tetapi awal yang sangat hati-hati ini secara paradoks dapat menyebabkan kurangnya kehati-hatian, melakukan gerakan yang kurang tepat waktu dan kebobolan peluang atau bola masuk ke kotak penalti,” kata Nicola dilansir dari laman resmi Cremonese, Selasa (10/2/2026).

Nicola menekankan pentingnya sikap agresif dan efektif sejak menit awal. Menurut dia, tuntutan itu menjadi kunci untuk mengamankan poin di Serie A.

“Kita perlu memulai pertandingan dengan niat untuk efektif sejak awal. Lawan kita kuat, dan kita tahu bahwa untuk mendapatkan poin, kita perlu menghasilkan permainan dan kebobolan lebih sedikit daripada yang kita kebobolan sekarang. Kita akan mengusahakannya, juga dalam hal mentalitas,” tambahnya.


Cremonese Masih Terjebak Krisis Kemenangan

Kekalahan dari Atalanta membuat Cremonese kini belum meraih kemenangan dalam 10 pertandingan terakhir di Liga Italia. Dalam rentang dua bulan, I Grigiorossi mencatat tujuh kekalahan dan tiga hasil imbang.

Kemenangan terakhir Cremonese terjadi pada 7 Desember 2025 saat menundukkan Lecce dengan skor 2-0. Sejak saat itu, poin penuh tak lagi mereka rasakan.

Meski berada dalam tekanan, Nicola menegaskan timnya belum menyerah. Dia menilai para pemain tetap menunjukkan tanda-tanda positif di tengah situasi sulit.

“Pertama-tama, Anda akan melihat Cremona yang tidak akan menyerah. Bahkan hari ini, kita melihat bahwa tim ini masih hidup dan dalam kondisi baik serta tidak akan menyerah. Mendapatkan poin melawan Atalanta dan Inter bukanlah hal yang pasti, tetapi kita telah melihat bahwa para pemain baru telah berintegrasi dengan baik, dan kita juga sedang memulihkan para pemain yang absen,” tutur Nicola.

Nicola juga menyoroti pendekatan permainan yang perlu terus diperbaiki. Dia ingin Cremonese tetap berani menyerang tanpa kehilangan keseimbangan bertahan.

“Kemudian kita harus terus menggunakan pola permainan yang memungkinkan kita untuk menyerang kotak penalti dari sayap atau bermain menembus kotak penalti. Bermain seperti yang kita lakukan di babak kedua juga memberi kita ruang, tetapi pada saat yang sama, bertahan di belakang bola saja tidak cukup,” tukasnya.

Cremonese kini dituntut segera berbenah jika ingin keluar dari krisis dan menjaga peluang bertahan di Liga Italia musim ini.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut