Cristiano Ronaldo Diklaim Bakal Balik ke Timnas Portugal, Ada Misi Belum Tuntas
MADRID, iNews.id - Cristiano Ronaldo diklaim berpeluang kembali memperkuat Timnas Portugal setelah meninggalkan pemusatan latihan. CR7 punya misi besar mengejar 1.000 gol sekaligus menjalani laga terakhirnya bersama Selecao.
Ronaldo sebelumnya membuat keputusan mengejutkan dengan meninggalkan pemusatan latihan Portugal pada Rabu. Dia kemudian bertolak ke Madrid menjelang pertandingan Portugal melawan Denmark pada Kamis.
Keputusan tersebut muncul setelah Ronaldo tidak dimainkan saat Portugal menang 2-1 atas Norwegia. Dia sempat menjalani pemanasan dalam waktu cukup lama sebagai pemain pengganti, tetapi tidak mendapat kesempatan tampil dalam pertandingan tersebut.
Situasi itu kemudian memicu ketegangan di internal tim. Ronaldo disebut masuk ke ruang ganti dengan emosi tinggi setelah pertandingan. Pertemuan darurat pun digelar dengan melibatkan Ronaldo, pelatih Portugal Jesus, dan Presiden Federasi Sepak Bola Portugal Pedro Proença.
Pertemuan tersebut sempat diyakini mampu menyelesaikan persoalan. Namun, situasi kembali memanas setelah Jesus memberikan pernyataan dalam konferensi pers yang dinilai mempertegas sikapnya.
Ronaldo akhirnya meninggalkan pemusatan latihan dan mengeluarkan pernyataan terkait keputusannya. Dia berjanji akan menjelaskan kepada masyarakat Portugal alasan di balik kepergiannya dari tim nasional.
"Saya akan memberitahu seluruh masyarakat Portugal tentang alasan yang memotivasi kepergian saya dari tim nasional."
Portugal tetap melanjutkan perjuangan tanpa kapten mereka. Selecao berhasil mengalahkan Denmark dengan skor 4-2, sementara Rafael Leao dari AC Milan mengenakan nomor punggung 7 milik Ronaldo.
Di tengah situasi tersebut, muncul kabar soal kemungkinan Ronaldo kembali memperkuat Portugal. Jurnalis Portugal Miguel Pereira menyebut hubungan antara pihak Ronaldo, Jesus, dan federasi mulai kembali dibangun.
Pereira menilai Ronaldo masih memiliki keinginan besar untuk mencetak gol ke-1.000 dalam kariernya bersama Timnas Portugal. Dia juga menyebut sang megabintang ingin mengakhiri perjalanan internasionalnya melalui sebuah pertandingan terakhir atau "last dance".
Dalam wawancara dengan talkSPORT, Pereira mengatakan Ronaldo masih membutuhkan 21 gol untuk mencapai tonggak 1.000 gol. Menurut dia, Ronaldo sangat ingin mencetak gol tersebut bersama Portugal.
"Masalahnya, dia membutuhkan 21 gol untuk mencapai 1.000 gol. Dia benar-benar ingin mencetak gol terakhir bersama Portugal dengan cara yang sama seperti Pelé membuat pertunjukan ketika mencetak gol ke-1.000, dan saya pikir dia berencana mencetak gol itu pada akhir musim dalam pertandingan bersama Portugal."
Pereira menilai Ronaldo sebelumnya memperkirakan bisa mencetak sekitar 15 hingga 20 gol bersama Al Nassr sepanjang musim. Namun, dia disebut memiliki keinginan khusus untuk menjadikan gol ke-1.000 sebagai momen besar yang merayakan perjalanan karier dan sejarahnya bersama Timnas Portugal.
"Dia berharap bisa mencetak 15-20 gol selama musim bersama Al Nassr dengan mudah, tetapi dia benar-benar ingin mengadakan pesta untuk merayakan dirinya sendiri, egonya, sejarahnya bersama tim nasional, dan saya masih berpikir itu akan terjadi karena, terlepas dari semua yang telah kita lihat dan mungkin jika kita membicarakan ini sehari setelah kejadian, situasinya akan lebih sulit untuk dinilai," kata Pereira dikutip dari Sport Bible.
Pereira kemudian mengungkapkan indikasi adanya upaya memperbaiki hubungan antara pihak-pihak yang terlibat. Dia menilai federasi Portugal juga masih memiliki kepentingan untuk kembali memiliki Ronaldo karena besarnya perhatian publik yang mengiringi kehadiran sang megabintang.
"Namun saat ini saya benar-benar berpikir ada jembatan yang sedang dibangun antara kubu Cristiano, kubu Jesus, federasi Portugal sangat tertarik memiliki Cristiano karena semua publisitas yang didapat, dan saya benar-benar berpikir Cristiano akan kembali untuk menjalani tarian terakhir bersama Portugal pada akhir tahun depan," ujarnya.
Persoalan Ronaldo ternyata tidak berhenti pada kepergiannya dari pemusatan latihan. Situasi tersebut terus menjadi perhatian, termasuk ketika para pemain Portugal mendapat pertanyaan mengenai kontroversi sang kapten.
Perkembangan baru kemudian muncul dari laporan media Portugal Record. Ronaldo disebut bukan satu-satunya orang yang meninggalkan pemusatan latihan Portugal.
Salah satu anggota staf belakang layar tim nasional bernama Antonio Costa juga dilaporkan meninggalkan kamp. Costa bertugas menangani perlengkapan dan kebutuhan tim nasional.
Costa bahkan disebut memiliki hubungan dekat dengan Ronaldo dan digambarkan sebagai semacam "asisten pribadi" bagi pemain tersebut. Laporan Record menyebut Costa juga mendapat perintah untuk segera mengemasi barang dan pergi bersama Ronaldo.
Situasi tersebut menambah warna dalam kontroversi yang melibatkan Ronaldo dan Timnas Portugal. Meski demikian, peluang kembalinya sang megabintang masih berupa klaim dari jurnalis Portugal dan belum menjadi keputusan resmi federasi.
Jika hubungan kedua pihak kembali membaik, Ronaldo masih berpeluang melanjutkan perjalanan bersama Portugal. Misi mencapai 1.000 gol sekaligus menutup karier internasional dengan laga terakhir menjadi salah satu alasan yang disebut dapat membuka jalan menuju comeback tersebut.
Editor: Reynaldi Hermawan