Cristiano Ronaldo Kembali Jadi Pesepak Bola Termahal di Dunia
RIYADH, iNews.id – Cristiano Ronaldo kembali memuncaki daftar pemain sepak bola dengan pendapatan tertinggi versi Forbes untuk musim 2025-2026. Megabintang Timnas Portugal itu tercatat memperoleh total pendapatan fantastis sebesar USD280 juta (Rp4,64 triliun). Angka ini mencakup gaji di klubnya, Al Nassr, serta penghasilan luar lapangan dari berbagai kerja sama komersial, sponsor, dan bisnis pribadinya.
Prestasi ini sekaligus menandai keenam kalinya dalam satu dekade terakhir Ronaldo menempati posisi teratas dalam daftar Forbes. Hanya berselang sepekan setelah Bloomberg mengumumkan bahwa dia resmi menjadi pesepak bola pertama yang berstatus miliarder, Ronaldo kembali menunjukkan dominasinya di industri olahraga dunia.
Di posisi kedua, rival abadi Ronaldo, Lionel Messi, menempati peringkat runner-up dengan total pendapatan USD130 juta (Rp2,16 triliun). Megabintang Inter Miami itu meraih sebagian besar penghasilannya dari kontrak komersial dan sponsor yang luar biasa besar di luar lapangan.
Posisi ketiga dihuni oleh mantan rekan Cristiano Ronaldo di Real Madrid, Karim Benzema, yang mengantongi sekitar USD104 juta (Rp1,72 triliun) per tahun. Gaji selangit dari klub Arab Saudi, Al Ittihad, membuatnya tetap berada di papan atas daftar pemain terkaya.
Rekan setim Ronaldo di Al Nassr, Sadio Mane, juga masuk daftar dengan penghasilan USD54 juta (Rp895 miliar), menempati posisi kedelapan. Meski jumlahnya jauh di bawah Ronaldo, Mane tetap menjadi salah satu pemain Afrika dengan bayaran tertinggi sepanjang sejarah sepak bola.
Nama-nama besar lainnya juga turut menghiasi daftar sepuluh besar Forbes musim ini. Di antaranya ada Kylian Mbappe (peringkat 4), Erling Haaland (5), Vinicius Jr (6), Mohamed Salah (7), Jude Bellingham (9), dan bintang muda sensasional Barcelona, Lamine Yamal (10).
Yamal menjadi kejutan terbesar tahun ini. Di usia 18 tahun, wonderkid asal Spanyol itu sudah menghasilkan USD43 juta (Rp713 miliar) per tahun. Capaian tersebut menegaskan bahwa generasi baru sepak bola Eropa mulai mengguncang dominasi pemain veteran.
Fenomena menarik lainnya adalah meningkatnya pengaruh Liga Arab Saudi di daftar pemain terkaya dunia. Tiga dari sepuluh pemain teratas kini bermain di sana: Ronaldo, Benzema, dan Mane. Tahun lalu, jumlah pemain asal Saudi di daftar itu bahkan lebih banyak, namun Neymar keluar dari jajaran tersebut setelah meninggalkan Al Hilal dan kembali ke Santos, Brasil.
Sementara itu, Premier League hanya menyumbang dua pemain di daftar elite: Erling Haaland dari Manchester City dan Mohamed Salah dari Liverpool. Dominasi justru datang dari La Liga Spanyol, yang menempatkan empat pemain: Kylian Mbappe, Vinicius Jr, Jude Bellingham, dan Lamine Yamal.
Fenomena ini memperlihatkan kekuatan uang tidak lagi hanya dimiliki oleh liga-liga Eropa. Ambisi besar Arab Saudi untuk mengubah citra sepak bola mereka kini mulai menunjukkan hasil dengan menghadirkan superstar dunia yang berani menandatangani kontrak besar di sana.
Menurut laporan Forbes, total pendapatan gabungan dari 10 pemain terkaya di dunia musim 2025-2026 mencapai USD945 juta (Rp15,66 triliun). Angka ini menjadi rekor baru dan menunjukkan bahwa kekuatan finansial para pemain elite kini tak hanya bersumber dari performa di lapangan.
Banyak dari mereka, termasuk Ronaldo dan Messi, memiliki jaringan bisnis, brand fashion, parfum, hingga investasi besar di sektor properti dan teknologi. Dalam sepak bola modern, daya tarik personal brand dan nilai pasar individu menjadi faktor kunci dalam mengukur kesuksesan seorang atlet.
Editor: Abdul Haris