Dapat Perlakuan Rasis, Fernandinho Dapat Dukungan CBF
RIO DE JENEIRO, iNews.id – Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) memberikan dukungan moral kepada Fernandinho yang baru-baru ini mendapat perlakuan rasisme dari penggemar Tim Samba di media sosial. Tindakan tak menyenangkan itu didapatnya usai membuat gol bunuh diri saat Brasil bertemu Belgia di perempat final Piala Dunia 2018, Jumat (6/7/2018).
Pada laga tersebut, Fernandinho bermain penuh. Dia diplot sebagai pengganti Casemiro yang absen karena akumulasi kartu. Kemudian pada menit ke-13, pemain berusia 33 tahun itu bermaksud untuk menghalau bola hasil sepakan pojok pemain Belgia.
Sayang sundulannya justru membuat si kulit bundar masuk ke gawang Brasil yang dijaga Alisson Becker. Alhasil Brasil kalah 1-2 dari Belgia dan harus pulang lebih awal dari Rusia. Usai insiden tersebut, banyak ancaman dan kata-kata kasar yang dilayangkan kepada Fernandinho beserta keluarganya.
Bahkan ibunda pemain Manchester City itu terpaksa menutup akun Instagram miliknya akibat diserang komentar-komentar negatif. Miris melihat perlakuan yang didapat Fernandinho, CBF menunjukkan rasa pedulinya.
“CBF mengutuk serangan rasisme kepada pemain @fernandinho dan keluarga mereka. Sepak bola mewakili penyatuan warna kulit, gender, budaya, dan masyarakat. Kami bersama Anda. Para pelaku rasisme tidak akan lolos! #AllIguals #Brazilian Selection #SayNoToRacism #GigantesPorNatureza,” demikian bunyi pernyataan CBF.
Surat kabar Mundo Negro, yang kerap memberitakan kehidupan kulit hitam juga memberikan dukungannya kepada Fernandinho.
“Kekalahan Brasil dan gol bunuh diri tidak membenarkan rasisme. Tidak ada yang membenarkan rasisme. Kami bersama Anda Fernandinho,” ujar Mundo Negro.
Editor: Abdul Haris