Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bernardo Tavares Frustrasi usai Persebaya Kalah dari PSM Makassar, Singgung 2 Penalti Gagal!
Advertisement . Scroll to see content

Dari EPA Persebaya ke Panggung Asia, Alan Maulana Bawa Cerita Manis Loloskan Timnas Indonesia U-20

Selasa, 08 September 2026 - 23:50:00 WIB
Dari EPA Persebaya ke Panggung Asia, Alan Maulana Bawa Cerita Manis Loloskan Timnas Indonesia U-20
Aleandro Alan Maulana (15) menjadi satu-satunya pemain Persebaya di skuad Timnas Indonesia U-20 yang lolos ke Piala Asia U-20 2027. (Foto: Persebaya)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – Aleandro Alan Maulana menjadi salah satu pemain Persebaya Surabaya yang ikut mengantarkan Timnas Indonesia U-20 lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2027. Pemain muda berusia 18 tahun itu tampil penuh saat Garuda Nusantara menaklukkan Timnas Australia U-20 pada laga penentuan Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 di Vientiane, Laos.

Indonesia memastikan tiket ke Piala Asia U-20 2027 setelah mengalahkan Australia dengan skor 2-0 di Lao National Stadium KM16, Laos, Minggu (6/9/2026). Alan menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut dengan tampil selama 90 menit menghadapi salah satu lawan terkuat di grup.

Bagi Alan, momen tersebut menjadi pencapaian besar dalam perjalanan kariernya. Dia menjadi satu-satunya pemain Persebaya yang berhasil masuk skuad akhir Timnas Indonesia U-20 setelah sebelumnya mengikuti proses seleksi bersama 25 pemain lainnya.

Persebaya sebenarnya memiliki dua pemain yang dipanggil dalam tahap awal pemusatan latihan, termasuk Dimas Adi Prasetyo. Namun, setelah melewati proses seleksi, hanya Alan yang masuk dalam daftar final skuad Garuda Muda untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

Di Grup H, Indonesia bersaing dengan Australia, Laos, dan Malaysia. Skuad asuhan Nova Arianto tampil konsisten dengan catatan dua kemenangan dan satu hasil imbang hingga memastikan posisi juara grup.

Alan juga mendapatkan kepercayaan tampil dalam seluruh pertandingan kualifikasi. Dua laga dia jalani sebagai starter hingga peluit akhir, sementara satu pertandingan lainnya dimulai dari bangku cadangan.

Tidak hanya membantu menjaga keseimbangan permainan tim, Alan juga memberikan kontribusi melalui satu assist ketika Indonesia menghadapi Laos. Penampilannya menjadi bukti perkembangan pemain muda binaan Persebaya tersebut.

“Saya tentu merasa bangga bisa menjadi bagian dari perjuangan Timnas Indonesia sampai akhirnya lolos ke putaran final Piala Asia U-20. Pengalaman selama di timnas sangat berharga bagi saya. Saya bersyukur mendapat kepercayaan untuk bermain dan bisa membantu tim meraih hasil yang diinginkan,” ujar Alan, dikutip dari situs resmi Persebaya.


Pengalaman Timnas Jadi Bekal Alan Kembali ke Persebaya

Setelah menjalani persaingan internasional, Alan membawa pengalaman berharga untuk melanjutkan perjalanan bersama Persebaya. Dia mengaku banyak mendapatkan pelajaran selama bergabung dengan Timnas Indonesia U-20.

Menurut Alan, kesempatan berhadapan dengan lawan berbeda memberikan pemahaman baru mengenai pentingnya fokus, disiplin, dan tanggung jawab dalam pertandingan.

“Selama bersama timnas, saya mendapatkan banyak pengalaman baru. Saya belajar dari pelatih dan pemain lain, terutama bagaimana menjaga fokus, disiplin, dan menjalani pertandingan dengan tanggung jawab,” kata Alan.

“Semua pengalaman itu tentu ingin saya bawa kembali ke Persebaya agar bisa terus berkembang dan memberikan yang terbaik ketika mendapat kesempatan bermain,” lanjutnya.

Manajer Persebaya, Sidik Maulana Tualeka, juga berharap pengalaman internasional Alan dapat membantu perkembangan sang pemain. Menurut dia, kesempatan tampil bersama Timnas Indonesia menjadi bagian penting dalam proses pembentukan pemain muda.

“Kami berharap dia bisa berproses di Timnas, menimba ilmu sebanyak mungkin, punya pengalaman internasional juga bagus, punya menit bermain di Timnas juga tinggi, sehingga saat mereka kembali ke Persebaya, mereka bisa bantu tim ini untuk berkompetisi di musim baru,” ujar Alex.

Perjalanan Alan menuju level tersebut tidak didapat secara instan. Dia memulai karier dari SSB Untag Rosita sebelum mengikuti seleksi Elite Pro Academy (EPA) Persebaya pada 2022.

Sejak masuk pembinaan Persebaya, Alan perlahan melewati berbagai tahap perkembangan hingga mendapat kesempatan berlatih bersama skuad utama. Namun, perjalanannya sempat terganggu akibat cedera patah tangan.

Cedera tersebut menjadi ujian bagi Alan. Dengan dukungan pelatih dan pemain senior, dia mampu melewati masa pemulihan dan kembali mengejar kesempatan tampil di level profesional.

Kerja keras itu akhirnya membuahkan hasil ketika Alan mendapat kesempatan menjalani debut bersama tim senior Persebaya saat menghadapi PSM Makassar.

Pada musim sebelumnya, Alan mencatatkan dua penampilan bersama Green Force. Meski kedua laga tersebut dijalani sebagai pemain pengganti, pengalaman itu menjadi modal penting untuk memahami tuntutan sepak bola profesional.

Kini, Alan kembali ke Surabaya dengan membawa pengalaman baru setelah tampil di level internasional. Perjalanan dari akademi Persebaya hingga panggung Asia menjadi bukti proses panjang yang terus dia jalani.

Bagi Alan, cerita bersama Timnas Indonesia U-20 menjadi satu bab penting dalam kariernya. Namun, tantangan berikutnya sudah menanti bersama Persebaya untuk terus berkembang dan membuktikan kemampuan di level klub.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut