Deal! Ini Isi Kesepakatan Erick Thohir dengan Shin Tae-yong
JAKARTA, iNews.id – Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY) telah mencapai kesepakatan.
Erick Thohir dan STY akhirnya bertemu di Jakarta, Sabtu (3/2/2024). Pertemuan ini terjadi usai gonjang-ganjing soal masa depan sang pelatih di Timnas Indonesia.
Ya, media sosial dihebohkan dengan kemungkinan STY meninggalkan Timnas Indonesia. Kehebohan itu berasal dari kutipan wawancara STY dengan media Korea Selatan, Sports Kyunghyang, di sebuah hotel di Doha, Qatar, pada 29 Januari 2024.
Kepada jurnalis negaranya, STY mengaku mendapat tawaran dari negara lain selama Piala Asia 2023 berlangsung. Namun, dia tak menjelaskan secara detail negara mana yang dimaksud.
Kabar tersebut langsung menghebohkan media sosial di Indonesia. Pasalnya, masa depan STY di Timnas Indonesia juga masih belum jelas. Kontraknya bersama Tim Garuda akan berakhir pada 30 Juni 2024.
Setelah membawa Timnas Indonesia mengukir sejarah lolos ke 16 besar Piala Asia 2023, PSSI memberi syarat STY harus meloloskan Timnas Indonesia U-23 ke perempat final Piala Asia U-23 2024, baru kontraknya diperpanjang hingga 2027.
Jelas ini target yang tak mudah. Sebab, STY terancam tak bisa memanggil skuad terbaik pada ajang tersebut, terutama pemain yang berkarier di luar negeri. Pasalnya, Piala Asia U-23 2024 bukanlah FIFA Matchday.
Kondisi itu langsung direspons langsung oleh STY dan Erick Thohir. Keduanya pun bertemu dan kembali bersepakat.
“Saya dengan Coach Shin adalah professional, karena itu kita ada kesepakatan. Saya dengan Coach Shin ini sama. Sama-sama pemenang. Jadi kita pasti fight untuk itu,” ujar Erick Thohir di akun Instagramnya, @erickthohir, Minggu (4/2/2024).
STY pun sepakat dengan target yang dibebankan PSSI kepadanya. Dia berjanji akan bekerja keras untuk memenuhinya.
“Jadi untuk sepak bola Indonesia berkembang, kita harus lolos dari penyisihan grup (Piala Asia U-23 2024), sampai ke babak 8 besar,” tuturnya.
STY sangat yakin Timnas Indonesia U-23 punya kualitas untuk bisa memenuhi target tersebut. Apalagi jika dia bisa memanggil pemain-pemain abroad.
“Persiapan kita akan baik, apalagi jika kita bisa memanggil pemain seperti Marselino, Ivar, Justin, Elkan, dan ini cukup bisa diuji untuk bisa lolos hingga babak 8 besar, malah bisa lebih dari itu,” katanya.
Perjuangan STY untuk menembus delapan besar Piala Asia U-23 2024 bisa dibilang cukup berat. Timnas Indonesia U-23 tergabung dalam Grup A bersama Qatar, Australia, dan Yordania.
Garuda Muda harus finis sebagai juara grup atau runner up jika ingin lolos ke perempat final. Mengingat ajang ini hanya diikuti 16 kontestan saja, tidak ada opsi peringkat ketiga terbaik seperti Timnas senior di Piala Asia 2023.
Editor: Abdul Haris