Debat Ronaldo Vs Messi, Komentator Legendaris Ini Punya Jawaban Brilian
PARIS, iNews.id - Komentator legendaris Peter Drury ikut debat Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi. Pria Inggris berusia 54 tahun itu memiliki jawaban yang brilian.
Perdebatan siapa yang lebih jago di antara CR7 dan La Pulga memang tak pernah ada habisnya. Drury angkat bicara terkait masalah tersebut.
Menurutnya Ronaldo adalah atlet yang sangat luar biasa. Tapi Messi tetap nomor satu di hatinya. Komentarnya tentang hal tersebut kerap muncul di Twitter dalam beberapa hari terakhir.
Peter Drury sums it up beautifully, Messi is different he's GOAT???? but Ronaldo is also an excellent athlete pic.twitter.com/BnzGf9ARbp
— Akshat #LM7 (@Mysticalleo_) November 4, 2021
"Kemampuan Ronaldo untuk melompat dan mencetak gol dengan kepalanya sangat fenomenal. Maksud saya, dia adalah pelompat tinggi Olimpiade dan sprinter Olimpiade," kata Drury dikutip dari Give Me Sport, Rabu (10/11/2021).
"Dia memberikan umpan silang, dia mencetak gol dengan kedua kaki dan kepalanya. Dia brilian, tetapi jika Anda bertanya kepada saya siapa yang ingin saya tonton jika saya harus menonton satu atau yang lain setiap hari selama sisa hidup saya, saya pilih Messi," ujarnya.
Ronaldo dan Messi memang sama-sama punya skill di atas rata-rata. Namun Drury melihat dua sosok ini sangat berbeda dalam gaya permainan.
"Messi memainkan kaki kirinya, dia hampir tidak membutuhkan kaki kanan. Ingatlah, dia bisa mencetak gol dengan sangat baik dengan kaki kanannya. Tapi dia menenun melalui ruang yang tidak ada. Dia seperti belut yang licin," tuturnya.
"Mereka tidak bisa menangkapnya. Dia agak menentang fisika. Ronaldo terlihat seperti seorang atlet, bukan? Maksud saya, dia adalah contoh manusia yang luar biasa. Messi terlihat seperti anak rumahan tapi tampil seperti dewa," ucapnya.

Peter Drury sudah menjadi komentator sepak bola sejak 1990. Awalnya dari komentator BBC Radio, lalu pelan-pelan merambah ke Liga Inggris.
Peter Drury sudah langganan jadi komentator Piala Dunia, Piala Eropa, termasuk Liga Champions. Gaya komentator Peter Drury seperti membaca puisi. Tidak lebay, tapi pas kadarnya.
Editor: Reynaldi Hermawan