Debut Manis Mariano Peralta, Persib Lolos Final Piala Presiden 2026
GIANYAR, iNews.id – Mariano Peralta menjalani debut manis bersama Persib Bandung setelah Maung Bandung menaklukkan Persija Jakarta 2-1 sekaligus merebut tiket final Piala Presiden 2026.
Penyerang asal Argentina tersebut tampil pada semifinal di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026). Pelatih Persib, Igor Tolic, memasukkannya pada menit ke-86 untuk menggantikan Luciano Guaycochea.
Peralta hanya memperoleh waktu bermain singkat ketika Persib sedang mempertahankan keunggulan. Meski demikian, pemain berusia 32 tahun itu tetap menikmati momen pertamanya mengenakan seragam Maung Bandung dalam pertandingan resmi.
“Sangat senang karena saya sudah menantikan momen ini (debut untuk Persib) sejak lama. Tapi, saya lebih senang karena tim menang dan kami akan main di final,” kata Peralta dilansir dari laman resmi Persib Bandung, Rabu (5/8/2026).
Persib membuka keunggulan melalui gol Uilliam Barros pada menit ke-22. Maung Bandung kemudian menggandakan skor lewat penalti Balsa Sekulic pada menit ke-28.
Persija baru mampu memperkecil ketertinggalan melalui Kwon Chang-hoon pada menit ke-86. Gol tersebut tidak cukup untuk menggagalkan langkah Persib menuju partai puncak.
Kemenangan tim menjadi hal terpenting bagi Peralta dalam laga debutnya. Pemilik nomor punggung 10 itu menempatkan keberhasilan kolektif di atas pencapaian pribadi.
Persib kini tinggal selangkah lagi untuk mengangkat trofi Piala Presiden 2026. Peralta pun langsung memasang target membantu tim barunya menuntaskan turnamen dengan gelar juara.
“Ketika sampai final, tentu kami ingin juara,” tutur Peralta.
Peralta berharap bisa memberikan kontribusi lebih besar setelah proses adaptasinya berjalan semakin baik. Namun, dia mengakui kondisi fisiknya belum mencapai level terbaik untuk bermain sepanjang pertandingan.
Mantan pemain klub Argentina itu baru bergabung dalam sesi latihan Persib sekitar satu pekan. Dia juga harus melewati perjalanan panjang dari Argentina menuju Bandung sebelum mulai beradaptasi dengan tim.
Kondisi tersebut membuat Peralta masih memerlukan waktu untuk meningkatkan kebugaran. Meski belum mampu bermain selama 90 menit, dia merasakan perkembangan positif dibandingkan ketika pertama tiba di Indonesia.
“Kondisi saya baik-baik saja. Hari ini (kemarin), saya merasa sudah lebih baik. Tapi tentu saja, saya belum bisa bermain selama 90 menit,” tandasnya.
Debut singkat tersebut menjadi awal perjalanan Peralta bersama Persib. Kesempatan tampil di final kini membuka peluang baginya untuk memberikan kontribusi lebih besar sekaligus meraih trofi pertamanya bersama Maung Bandung.
Editor: Abdul Haris