Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Jose Mourinho Beri Penghormatan Menyentuh
Advertisement . Scroll to see content

Deretan Rekor Lionel Messi usai Pensiun dari Timnas Argentina, Masih di Bawah Ronaldo dan Mbappe

Rabu, 02 September 2026 - 21:00:00 WIB
Deretan Rekor Lionel Messi usai Pensiun dari Timnas Argentina, Masih di Bawah Ronaldo dan Mbappe
Lionel Messi resmi pensiun dari Timnas Argentina (Foto: Hartford Courant)
Advertisement . Scroll to see content

ROSARIO, iNews.id - Lionel Messi resmi pensiun dari Timnas Argentina setelah menutup perjalanan internasional selama 21 tahun dengan empat trofi besar, 125 gol, 68 assist, dan 207 penampilan yang mengukuhkan namanya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola.

Keputusan pensiun itu diumumkan Messi pada usia 39 tahun, hanya beberapa pekan setelah dia tampil dalam final Piala Dunia ketiganya bersama Argentina. Sang megabintang mengakhiri karier internasional dengan status legenda yang membawa negaranya kembali meraih kejayaan di panggung dunia.

Messi pertama kali menjalani debut bersama Timnas Argentina pada 2005 ketika masih ditangani Jose Nestor Pekerman. Sejak saat itu, pemain kelahiran Rosario tersebut menjelma menjadi sosok sentral La Albiceleste selama lebih dari dua dekade.

Selama membela tim senior Argentina, Messi mengoleksi 207 caps. Catatan itu menjadi salah satu yang tertinggi dalam sejarah sepak bola internasional dan hanya berada di bawah rival abadinya, Cristiano Ronaldo, yang telah membukukan 233 penampilan bersama Portugal.

Bukan hanya jumlah pertandingan, Messi juga meninggalkan warisan luar biasa lewat koleksi gelar. Dia sukses mempersembahkan Copa America 2021, Copa America 2024, Finalissima 2022, serta trofi Piala Dunia 2022 di Qatar yang menjadi puncak perjalanan kariernya bersama Argentina.

Keberhasilan menjuarai Piala Dunia menjadi momen paling ikonik dalam karier internasional Messi. Pada partai final melawan Prancis, dia mencetak dua gol sebelum Argentina akhirnya keluar sebagai juara melalui adu penalti setelah pertandingan berakhir dramatis.

Rekor Gol dan Assist yang Sulit Ditandingi

Messi menutup karier internasional dengan torehan 125 gol untuk Argentina. Jumlah tersebut menjadikannya pencetak gol terbanyak kedua dalam sejarah sepak bola internasional, hanya terpaut dari Cristiano Ronaldo yang telah mengoleksi 146 gol bersama Portugal.

Rinciannya pun menunjukkan konsistensi luar biasa di berbagai kompetisi. Messi mencetak 21 gol dalam 34 pertandingan Piala Dunia, 14 gol di Copa America, 36 gol pada laga kualifikasi, serta 54 gol dalam pertandingan persahabatan.

Torehan 21 gol di Piala Dunia menempatkan Messi sebagai pencetak gol terbanyak kedua sepanjang sejarah turnamen tersebut. Dia hanya terpaut satu gol dari Kylian Mbappe yang memimpin daftar dengan 22 gol.

Selain dikenal sebagai mesin gol, Messi juga menjadi raja assist di level internasional. Pada Oktober tahun lalu, dia mencatatkan assist ke-60 untuk Argentina dan melewati rekor Neymar sebagai pemain dengan jumlah assist terbanyak dalam sejarah sepak bola internasional.

Messi kemudian terus menambah catatan tersebut hingga akhirnya menutup karier bersama Timnas Argentina dengan 68 assist. Rekor itu semakin melengkapi statusnya sebagai salah satu kreator permainan terbaik yang pernah dimiliki sepak bola dunia.

Prestasi Messi bersama Argentina juga tidak berhenti di level senior. Ketika masih memperkuat tim U-23, dia berhasil membawa negaranya meraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 setelah tampil gemilang sepanjang turnamen.

Dalam ajang Olimpiade tersebut, Messi mencetak dua gol dan membukukan tiga assist dari lima pertandingan. Perjalanannya berakhir manis setelah Argentina menaklukkan Nigeria 1-0 pada laga final di Stadion Bird's Nest Beijing untuk merebut medali emas.

Setelah memikirkan keputusannya secara mendalam, Messi akhirnya menyampaikan salam perpisahan yang emosional kepada publik Argentina. Dia mengakui keputusan tersebut menjadi salah satu momen paling berat dalam hidupnya sebagai pesepak bola.

“Setelah semua waktu yang berlalu sejak final, dan setelah memikirkannya dengan sangat matang, saya ingin memberi tahu semua orang kalau saya pensiun dari tim nasional.”

“Itu adalah keputusan yang menyakitkan dan sampai sekarang masih terasa sangat dalam, tetapi saya memahami kalau sekarang adalah momen yang tepat.”

“Saya bersumpah selalu memberikan segalanya, bukan hanya dalam beberapa tahun terakhir ketika kami memenangkan semuanya, tetapi juga jauh sebelum itu.”

“Saya selalu berjuang dan memberikan seluruh kemampuan saya untuk seragam ini, demi menghadirkan kebahagiaan kepada kalian dan membuat kalian bangga menjadi orang Argentina melalui sepak bola.”

“Waktu tidak tersisa banyak, dan berbagai bab dalam hidup mulai berakhir.”

“Ini adalah salah satu bab yang paling menyakitkan bagi saya. Saya mencintai, pernah mencintai, dan akan selalu mencintai menjadi bagian dari tim nasional. Saya sudah memberikan seluruh yang saya miliki, dan saya tidak memiliki lagi yang bisa diberikan.”

“Selain itu, ada banyak pemain muda hebat yang sedang berkembang dan mereka pantas berada di sini.”

Pensiunnya Messi menandai berakhirnya salah satu era terbesar dalam sejarah Timnas Argentina. Dari debut pada 2005 hingga mengangkat trofi Piala Dunia, dia meninggalkan jejak berupa gelar, rekor, serta perjalanan panjang yang akan selalu dikenang dalam sejarah sepak bola dunia.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut