Dibuang MU, Jadon Sancho Pilih Lanjutkan Karier di Negeri 5 Kali Juara Dunia
LONDON, iNews.id – Jadon Sancho dikabarkan sepakat bergabung dengan Palmeiras dalam langkah mengejutkan yang membawa mantan bintang Manchester United (MU) ini ke Brasil setelah statusnya sebagai pemain bebas transfer.
Menurut laporan wartawan Marca, Alfonso Partidor, winger berusia 26 tahun itu sedang menyelesaikan kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi tambahan satu tahun bersama klub Sao Paulo tersebut.
Keputusan ini mengakhiri spekulasi panjang mengenai masa depan Sancho setelah kontraknya dengan MU resmi berakhir pada Juni 2026. Selama lima tahun bersama The Red Devils, dia hanya tampil dalam 83 pertandingan dengan catatan 12 gol dan 6 assist, jauh dari ekspektasi awal saat direkrut seharga 73 juta poundsterling (sekitar Rp1,7 triliun) dari Borussia Dortmund pada Juli 2021.
Sebelum kabar ke Palmeiras muncul, Sancho sempat menjadi target Arabian Falcons, klub yang berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab. Klub yang dikelola mantan pemain Premier League, Jonjo Shelvey, itu menawarkan fasilitas mewah dan penghasilan bebas pajak sebagai daya tarik utama. Mereka bahkan berhasil merekrut Ravel Morrison, mantan rekan Sancho di MU, sebagai kapten tim musim lalu.
Namun, Sancho tampaknya lebih memilih opsi di Brasil, negeri lima kali juara dunia. Di Palmeiras, dia akan bertemu kembali dengan Andreas Pereira, mantan rekan setimnya di Old Trafford yang bergabung musim lalu setelah tiga tahun bersama Fulham.
Selain Pereira, skuad Palmeiras juga diperkuat Felipe Anderson (eks West Ham) dan Jhon Arias (eks Wolves), membentuk tim yang kompetitif di kancah Amerika Selatan.
Meski nilai gaji Sancho di Palmeiras belum terungkap, keputusan ini dianggap sebagai langkah mengejutkan bagi karier seorang pemain dengan 23 caps untuk Timnas Inggris. Sebelumnya, Fiorentina dan Roma juga dikabarkan tertarik, namun kedua klub Serie A itu ragu karena tuntutan finansial Sancho yang tinggi.
Di sisi lain, tawaran dari Arabian Falcons tetap menarik karena potensi penghasilan bebas pajak dan kualitas hidup di Dubai, kota yang sudah dikenal Sancho saat pemulihan cedera. Namun, pilihan ke Brasil menunjukkan keinginan Sancho untuk tetap berkompetisi di level tinggi, meski di luar Eropa.
Jika resmi bergabung, Sancho akan menjadi salah satu nama terbesar di Palmeiras dan kemungkinan pemain dengan gaji tertinggi di tim. Kontrak 2+1 tahun memberinya ruang untuk membuktikan diri kembali di level top sebelum memutuskan langkah selanjutnya, apakah tetap di Amerika Selatan atau kembali ke Eropa.
Dengan rekam jejaknya yang pernah menjadi pemain termahal kedua Inggris sepanjang sejarah, Sancho masih memiliki banyak hal untuk dibuktikan. Pilihan ke Palmeiras bisa menjadi awal baru yang mengejutkan, atau justru langkah terakhirnya di puncak karier sebelum pensiun.
Editor: Abdul Haris