Digoda Klub Lain, Nick Kuipers Pilih Setia dengan Persib Bandung
BANDUNG, iNews.id - Kompetisi sepak bola di Indonesia belum pasti kapan digulir kembali. Kondisi ini pun membuat gerah sejumlah pemain di beberapa klub Liga Indonesia, tak terkecuali Persib Bandung. Salah satu pilar Persib, Omid Nazari, lantas menjadi contohnya yang memilih angkat kaki ke klub lain.
Beruntung bagi Omid, ada klub luar Indonesia yang meminangnya. Dia pun bergabung dengan United City yang unjuk gigi di Piala AFC. Kepergiannya pun sangat disesalkan pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, karena kemampuan sang pemain sangat dibutuhkan.
Tak hanya pemain, Robert sendiri mengaku mendapat tawaran melatih klub Australia sejak tahun lalu. Hanya saja berbeda dengan Omid, pria asal Belanda itu memilih bertahan dan menjaga komitmennya bertama Persib.
Tak cuma Omid dan Robert yang mendapat tawaran dari tim luar negeri. Pemain bertahan berdarah Belanda, Nick Kuipers, turut mengaku mendapat godaan serupa.
Dia sendiri tak menyebut klub maupun negara mana yang ingin menggunakan jasanya. Yang pasti, Kuipers menyatakan penolakan dan memilih setia bersama 'Maung Bandung'.
"Benar, saya mendapat beberapa tawaran dari beberapa klub. Tapi, saya ingin bermain untuk Persib," kata Nick pada awak media pada Rabu (28/7/2021).
Alasan paling kuat dia bertahan adalah demi memberi prestasi bagi Persib. Sebab, sejak bergabung, dia belum bisa menghadirkan gelar juara bagi Bobotoh.
Di sisi lain, dia juga masih menyimpan harapan besar kompetisi segera dimulai. Meski wacana dan rencana gagal beberapa kali terwujud, harapan bermain sepak bola di Indonesia belum pupus dalam benaknya.
"Saya tetap berada di sini karena saya berharap (kompetisi) ini bisa dimulai secepatnya. Mereka terus bicara bahwa ini akan dimulai," ungkapnya.
"Mungkin ini adalah kesalahan untuk tetap tinggal di sini. Tapi, saya mempunyai kontrak dan saya benar-benar sangat suka bermain untuk Persib," tutur Nick.
Selain itu, Nick juga kadung merasa nyaman tinggal di Bandung. Hal itu membuatnya semakin mantap bertahan meski kompetisi berada dalam ketidakpastian.
"Ini kota yang luar biasa. Tapi, saya berada di sini untuk bermain sepak bola. Jadi, ketika kami memulai lagi liga, saya merasa senang," tandas Nick.
Editor: Dimas Wahyu Indrajaya